Tung Desem Waringin,Marketing Revolution.


Motivator dahsyat yang satu ini,memang sangat dahsyat.Masih belum lepas dari ingatan kita tentang Orang dahsyat ini.Seperti yang dikutip dari Suara Merdeka,terbit tanggal 02 Juni 2008:

SEJAK pagi warga Serang, mulai dari anak-anak hingga orang tua menunggu di beberapa sudut lapangan dengan harap-harap cemas, apakah mereka akan mendapatkan uang dari aksi yang unik dan kali pertama dilakukan di Bumi Pertiwi ini.
Pukul 09.30, ketika mendengar raungan pesawat capung, warga yang sudah berada di lapangan Taman Kecamatan Taktakan dan Stadion Sepak Bola Baladhika Kopassus Serang, mulai panik. Mereka segera berhamburan dan berusaha mencari posisi paling enak agar bisa mendapatkan lembaran uang dari pesawat itu.

Kini Tung Desem Waringin hadir lagi dengan buku sensasinya ” Ledakkan Pikiran, Perasaan, dan Tindakan Anda Sendiri Untuk Mendapatkan Hasil Dahsyat…!” melelui buku Marketing Revolution,yang akan terbit tanggal 1 Juli 2008.

Tung Desem Waringin mempunyai segudang prestasi,seperti yang diceritakan disuara merdeka ini:

Tung Desem Waringin adalah sosok yang fenomenal. Sejak muda,kehidupan pria kelahiran Solo 22 Desember 1967 itu penuh vitalitas yang membuahkan prestasi.
Dia pernah menjadi salesman emas yang berhasil. Dia mengambil barang dagangannya dari toko kakaknya dan dari pengusaha emas di Jakarta. Selanjutnya berkeliling menawarkan emas dari toko ke toko, mulai dari Tayu, Jepara, Semarang, Salatiga, Ambarawa, sampai Pekalongan. Namun kegiatan itu tak mengganggu kuliahnya dan dia pun lulus dengan predikat yang sangat membanggakan dari FH UNS.

Karena itu, banyak perusahaan yang menawarinya bekerja, namun dia memutuskan untuk bergabung dengan BCA. Berbagai prestasi semasa menjadi pegawai di BCA pun berhasil diraih.

Ketika ditugaskan ke BCA cabang Surabaya untuk membenahi 22 cabang pembantu (capem) yang hasil audit operasionalnya terburuk se-Indonesia, dia berhasil mengubahnya sehingga BCA cabang Surabaya menjadi yang terbaik auditnya.

Dia lalu ditugaskan untuk memimpin BCA Malang dan memberikan hasil yang luar biasa seperti pertumbuhan kartu ATM terbesar di Indonesia, pertumbuhan kartu kredit terbesar di Indonesia, pemulihan kembali pertama BCA pada saat di rush tahun 1998 dan tingkat mati mesin ATM terendah di Indonesia.

Langkah menjadi motivator diawalinya dari mengikuti seminar oleh motivator kenamaan AS Anthony Robbins di Singapura. Dia mendapatkan informasi tentang seminar tersebut di ruang tunggu rumah sakit Mount Elizabeth.

Karena tak punya 5000 dolar AS untuk ikut seminar, karena uang sudah dipakai membantu berobat ayahnya, dia nekat menjual tanah dan meminjam uang temannya.

Dari mengikuti seminar Robbins, dia mempunyai tekad kuat untuk all out di bidang motivator dan rela mengawalinya dengan seminar gratis. Banyak pihak yang terpesona padanya dan memintanya menjadi motivator di perusahaan-perusahaan dengan bayaran yang menjanjikan.

Sukses pun ditorehkannya seperti berhasil meningkatkan penjualan rata-rata sebesar 40% dari total 9.800 sales dari Columbia Elektronik dan Furnitur. Itu terjadi hanya dalam sebulan setelah training dilakukan. Sales shampoo Selsun juga naik 200%.

Dia juga berhasil memotivasi perusahaan properti Coldwell Banker Sigit Tangerang sehingga menjadi Top Office selama tiga bulan berturut-turut, penjualan di Millenium Handphone & Accessories naik 500%. Juga meningkatkan penjualan Gapura Prima Group (The Bellezza, Bellagio) 400% hanya dalam waktu 1 bulan setelah training dilakukan.

Sampai akhirnya dia meraih penghargaan sebagai pembicara terbaik di Indonesia, motivator terheboh dan pelatih sukses nomor satu di Indonesia versi majalah Marketing. Dia masuk dalam salah satu tokoh The Most Powerful People & Ideas in Business 2005 (majalah SWA).

Tung juga pernah mengisi acara “Bincang Pagi” di Metro TV dengan topik “Bagaimana Merevolusi Hidup”. Mengisi Clip Tips Robert T Kiyosaki di Metro TV.
Sebagai pembicara, Tung Desem Waringin telah berbicara lebih dari 100,000 orang di dunia. Sebagai penulis buku dia pun sukses karena terpilih oleh Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai penulis buku inspirasional pertama financial revolution di Indonesia yang penjualannya melebihi 10.511 eksemplar pada hari pertama peredaran. Dia pun juga menjadi authorized consultant dari Anthony Robbins dan Robert T Kiyosaki (Rich Dad Poor Dad).(Ditulis oleh,Hartono Harimurti,SuaraMerdeka).

Sedikit bocoran Tung Desem Waringin tentang Marketing Revolusion,seperti diceritakan dibawah ini.
CONTOH KASUS ’Marketing Revolution’:
Untuk meningkatkan perolehan margin keuntungan dari usaha marketing,
kita harus bisa melakukan pengurangan biaya untuk pos-pos yang tidak
diperlukan ataupun biaya pengeluaran yang tidak efisien.
Sebelum saya menyelenggarakan pelatihan untuk para karyawannya,
biasanya jika ada order menjelang jam 4 sore mereka sering berkata
kepada pembeli, ”Maaf Pak, barangnya sudah tidak ada lagi, sudah
habis.” Sedangkan, sebenarnya masih ada stok yang memadai. Itu terjadi
karena mereka tidak punya rasa memiliki tempat mereka kerja dan
mencari nafkah. Setelah sistem produktivitas terkait dengan penghasilan
diterapkan, begitu ada order meskipun sudah jam 4 sore, mereka berkata
kepada pembelinya, ”Sebentar Pak, akan saya carikan.” Begitu karyawan
toko tersebut tahu bahwa stok gudang sudah habis, karyawan tersebut
segera berkata kepada pemilik Toko, ”Bos, boleh tidak saya mengambil
stok dari toko sebelah untuk dijual lagi dan tetap mendapat keuntungan?”
Hal seperti itu tidak pernah terjadi sebelum dilakukannya sistem
produktivitas terkait dengan penghasilan.
Saya juga menganjurkan untuk mengadakan press release ke
berbagai media cetak dengan topik: ”Dari Tanah Abang menuju ke
Internet, biaya turun 100%, omzet naik luar biasa”. Ini adalah layak
berita.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan salah satu contoh kasus dari Buku Marketing Revolusion ini,Anda bisa down load secara gratis di kolom Artikel samping kanan blog ini.
Tapi Penawaran Ini Hanya Untuk 147 Orang Pertama Yang Take Action,jadi buruan jangan sampai ketinggalan.Artikelnya emang benar-benar dahsyat bro. Next nyanyian kemiskinan

Tung Desem Waringin.

About these ads

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

35 Tanggapan to “Tung Desem Waringin,Marketing Revolution.”

  1. Info Says:

    Minggu (1/6) sekira pukul 09.30. Hujan uang ini diberikan Tung Desem Waringin yang sedang launching buku motivatornya…..dalam kegiatan yang berlangsung singkat ini, sejumlah warga tampak luka-luka bahkan seorang bocah terpaksa harus dibawa ke Klinik Baladika karena jatuh pingsan saat berebut uang. (qizink)

  2. Info Says:

    Uangnya kan cuma 30 juta dan bukan uang dia melainkan uang gramedia. Kenapa tidak dibagikan ke rumah jompo atau panti asuhan dan sebagainya? Kenapa harus buang uang pakai pesawat? SOMBONG sekali

  3. Farid Hs Says:

    Kalo begitu kenapa Gramedia tidak numpang beken ya..:) itu kan tindakan yang spektakuler..yang dilihat oleh dunia,kalo ane sih ngeliat sisi positifnya aje.. btw thx infonya bro..

  4. ronald Says:

    TDW memang luar biasa, saya pengagum beratnya. Salut buat TDW.

  5. ronald Says:

    TDW memang motivator hebat dan dahsyat. maju terus TDW bangunkan indonesia.

  6. hadi-jogja Says:

    SOMBONG, JAHAT, PENUPI. Itu kata saya,
    fakta <;
    1. SOMBONG, banyak keluarga kita (orang indonesia) yang masih hidup di bawah garis kemiskinan tapi dengan seenaknya bagi-2 uang ke arah yang gak jelas.
    2. JAHAT, Dengan pembagian uang tersebut, banyak anak kecil yang terluka, orang2 tua yang terluka karena ikut berebut uang setan.
    3. PENIPU1, karena sebenarnya uang itu dari sponsor utama. yang Notabene memproduksi/mencetak buku TDW yang baru.
    4. PENIPU2, Jumlah uang riil yang di bagi hanya 30juta (uang sponsor) yang lainnya tiket undangan seminar. walahhh…kok katanya 100jt.
    KAASIHAN BANGSA INI KALO ADA (10 TDW). mau jadi apa kita. APA KATA DUNIA ?????******************

    oya ada lagi website http://www.dasyat……. gak bisa dibuka. hahaha….overload. waduh-2 kasihan sekali TDW, ngga’ punya biaya buat sewa space websitenya. hahahaha…………………………..

  7. Farid Hs Says:

    Gak bisa dipungkiri,ini emang sisi jeleknya,tapi kita juga gak boleh terlalu emosi melihatnya,orang bisa menilai kok,tenang aza proses masih berjalan,kita hanya perlu melihatnya dengan hati dan pikiran yang bersih,yang tulus pasti akan terbukti.Kalo tidak tulus nanti hasilnya juga akan jelek.Makasih Pak Hadi sudah mau ngasih komen pembanding.Salam..

  8. dc1305 Says:

    Hak manusia untuk bertindak dan melakukan apapun yang dia inginkan asalkan halal why not. Biarkan uang ditebar dari udara, daripada ditebar buat beli dosa dan pergi kepanti pijat plus plus.

  9. nuri hendra Says:

    Baca buku Marketing Revolution… maka kita akan tau alasan Tung Desem melakukan ‘aktivitas marketing’ tersebut
    ——————-
    Yup..betul sekali,thx Bos..terima kasih udah berkunjung.Salam..

  10. julyansyah Says:

    kenapa TDW tidak membantu rakyat miskin….?
    dalam hal mengubah rakyat miskin dan mendidiknya secara gartis. kalau hanya menjual buku dan mengadakan seminar2 itu hanya orang yang mempunyai uang saja yang bisa merasakannya..!
    kenapa bagi2 uang? apa hanya ingin lebih dikenal dimasyarakat?Cari perhatian?
    lebih baik buka pendidikan jadi pengusaha secara gratis…jadi masyarakat tidak manja dengan selalu meminta uang/mendapatkan uang tanpa berfikir untuk mengelola atau menghasilkan uang
    —————————
    Waduh…ntar kalo Bung TDW gabung ama Aku gimana?..hehe :) becanda Bung.Thx Bung Julyansyah.

  11. infotamaro Says:

    Wah, thanks ya sudah berkunjung ke –http://kotakku.wordpress.com–
    dan Untuk TDW, dia adalah Idolaku. Saya sudah beberapa kali mengikiti seminarnya dan bener..bener Dahsyat.

    Thanks buat TDW atas inspirasinya.
    –http://kotakku.wordpress.com–

  12. Farid Says:

    Mr.Tamaro,thanks jg dah berkunjung balik,senang bertukar pikiran dengan Anda,sukses buat Anda.

  13. arifrahmanlubis Says:

    Salam.

    Numpang pengumuman :)

    Download ebook pemikiran Islam, pemikiran umum, biogafi tokoh, Fiqih, Al Quran, Hadist, Novel, Bahasa Arab, Pernikahan dan keluarga Islami di

    http://arifrahmanlubis.wordpress.com/38/

    Hatur nuhun.
    ————-
    Mangga Kang,sami-sami.

  14. masbadar Says:

    tung desem beringin? ah siapa sih? ogut gak kenal… pasti seorang motivator dari motivator yang denyut nadinya berbunyi duit..duit..duit..duit..duit..duiiiiiiiiiiiiiit…

    ——
    Bisa aja Masbadar,kepedasan atuh hehe..bisa nyubit juga ya :) Semoga bisa diambil hikmannya,kususnya bagi diri saya pribadi.Thx Masbadar.

  15. nr pamungkas Says:

    mending kirimin aja tu duit ke aku, lagi butuh ni.

    ———–
    ada yang bagi-bagi duit ta?..ngomong2 atuh hhhhh

  16. ryo_321 Says:

    TDW merupakan sosok cerdas yang perlu diacungi jempol,, dia menjadi sukses bukan suatu kebetulan, dia berjuang mulai dari nol,,, nah kalo kita berharap menjadi sukses maka ikuti inspirasinya,,, bukan malah memberikan komentar jelek,, agar kita tidak menjadi seorang BEJ
    apa BEJ tanya pak TDW….sukses

    ———–
    Kami tidak bermaksud menjelekkan Pak TDW,saya “pribadi” justru mengagumi “tekad” Beliau.Tapi ada hal lain yang harus diliat,kita tidak hidup sendiri.Artinya “Kebebasan kita dibatasi oleh kebebasan orang lain”.Komentar2 diatas justru memberi masukan positif buat Pak TDW,kami tidak meragukan kecerdasan Pak TDW,Beliau orang yang bijaksana,Beliau pasti bisa menangkap pesan2 kami (yg cenderung bicara apa adanya).Pak TDW mungkin hanya lupa hingga tidak memperhitungkan sisi ini,nah kami hanya bermaksud mengingatkan Beliau.Sukses buat TDW,sukses juga buat anda Bung ryo,terimakasih sudah ngasih masukan yang baik.Senang sekali Anda sudah berkunjung :) Salam.

  17. Kompetisi Telekomunikasi; Interkoneksi & Kapasitas Koneksi « Sales Trainner & Wiraniaga Indonesia Says:

    [...] hari semakin sengit, perang harga bahkan luar biasanya ada yang berani gratiskan Hp juga. Menurut buku om tung desem, tidak hanya berbeda namun luar biasa berbedalah yang dibutuhkan untuk memenangkan kompetisi [...]

  18. Sofi Ariffian Says:

    Pak Tung,
    Saya tertarik dengan buku Marketing Revolution nya Pak Tung dan sudah transfer 215.000 termasuk biaya pengiriman ke rek a/n TUNG DESEM WARINGIN acc xxx0577xxx(edited) tanggal 17 juni 2008 jam 11:20:48 lewat ATM BCA Prapen Surabaya. Saya sudah kirim bukti transfer via email lasri@dahsyat.com.
    Sampai saat ini saya belum menerima Buku tsb. Adapun data diri saya:
    Nama : SOFI ARIFFIAN
    Alamat : BCF Sekawan Nyaman F-43 RT15 RW03,
    Rangkah Kidul Sidoarjo – Jawa Timur 61232
    email : arif_pch@yahoo.com
    Mohon tanggapan Pak Tung
    Terima Kasih

  19. barudaktea Says:

    eh..Pak Arif kok malah ngadunya kesini?..sudah 7 hari ya Pak?..coba bersabar dulu ya Pak..bisa jadi barangnya lagi dalam proses pengiriman.

    Mbak Lasri/Pak Tung tolong di tindak lanjuti ya..minimal ada pemberitahuan ke Pak Arif.

    PS:Buat Pak Arif,terkadang memang hal seperti ini bisa terjadi dalam belanja online,bisa karena banyaknya transferan per hari,menyebabkan di kantornya jadi sangat sibuk.Bagusnya sih saat melalukan transfer, dibelakang nominalnya ditambahin angka unik misalnya Rp 215.021,- anka Rp 21,- menandakan itu transferan dari Pak Arif.Jadi lebih gampang saat pengecekkan,direkening.Mohon bersabar ya.

    Ada tips lagi?.. silahkan ditambahkan.Terima kasih.

  20. eko setiawan Says:

    tung ….tung hebat you….mudah2n tuhan kasih jalan hidup kayak u ya……kapn lagi ada bagi22 diut ane mau donk…..

  21. han-han Says:

    kalau mau tahu seperti apa dahsyatnya TDW, yah coba beli buku2 nya yang best seller atau dengerin audiobook & video seminar seperti yang ada di blogku. jadi bisa lebih memahami di kedua sisi :). salam dahsyat !

  22. nanita Says:

    TDW….pintar nyari sensasi, any way sukseslah ya

  23. irvan Says:

    MEMANG BENAR TUNG SOSOK CERDAS, TAPI HARUSNYA DIA MIKIRIN JUGA DONG AKIBAT YANG DILAKUKANNYA. BAGUSNYA UANGNYA DIKIRIM AJA LANGSUNG KE PANTI ASUHAN, ANAK2 YATIM PIATU, KHAN TIDAK ADA YANG CIDERA.

  24. BECKHAM Says:

    HEY YOU TUNG, I MORE RICH THAN YOU. DON’T YOU DO IT AGAIN, YOU UNDERSTAND!!..

  25. Zulfi Says:

    SAya habis dari Blog JalanSutera…
    Ternyata di sana memojokkan TDW…

    SAya juga tidak terlalu sepakat dengan cara TDW mempromosikan bukunya… karena ujung2nya masyrakat-lah yang dibodohi dan jadi korban..

  26. eiric Says:

    Apapun yang dilakukan TDW, kayanya patut di contoh deh. dia bisa bgtu karena TAKE ACTION. dari pada banyak orang pintar yg hanya bisa teori ^^

    No offense, ^^

    Btw, Mr Tung akan mengadakan seminar Seminar Life Revolution

    Dapatkan Bonus-bonus DAHSYATNYA ^^

    Terima Kasih

  27. Ardi Says:

    Setiap tindakan ada alasanya, sebaiknya cari tau dulu alasannya sebelum menilai. Hampir ga mungkin TDW melakukan sesuatu dengan tujuan sombong2an, pasti ada tujuannya. Bicara soal ngebantu orang miskin, ada yg bs jamin klo TDW ga ngebantu mereka?
    Ngomong2 soal pendidikan gratis, saya pernah tinggal dilingkungan pertamina yg pendidikan, semua fasilitas hiburan, dan fasilitas olahraga (termasuk gym, kolam renang, tenis, basket, dll) semua gratis. Tp apa yg terjadi? hampir semua penghuni kompleks itu ga ngehargai semua fasilitasnya, jarang ada yg bener2 manfaatin. Sekarang aja setelah tinggal di kota yg semua bayar, kalau bisa memutar balik waktu, mungkin tiap hari saya manfaatkan semua fasilitas yg ada. So gratis cuma berarti ga akan dihargai setelah menjadi kebiasaan, krn pendidikan itu kelanjutan, apa gunanya klo nantinya ga dihargai lalu dianggap angin lalu krn dianggap ga berharga? gratis euy.
    Yg jelas TDW cukup cerdas menunjukkan yg dia lakukan dengan uang 30jt lebih baik daripada divisi marketing perusahaan2 yg menghabiskan lebih dari itu tp dengan efek yg yg lebih kecil.
    Some people just don’t understand, some others even never try to understand.

  28. Farid Hs. Says:

    @ Ardi.

    Ente betul tidak semua orang yang dikasih gratis bisa menghargai,Ente ambil contoh di Pertamina,Ane juga pernah dilingkungan Pertamina meski Ane cuman lobaur service di Komunikasinya Pertamina,Ane juga pernah tinggal dilingkungan Pertamina karena kebetetulan Om Ane pernah mengabdi di Pertamina.Kebanyakan orang mapan disisi finansial emang tidak bisa menghargai yang gratisan,Ane bisa bilang begini karena Ane sempat punya paradigma seperti ini,bahkan cenderung meremehkan yang gratisan.Tetapi coba yang gratis dikasih keorang yang benar2 gak mampu disisi finansilal,yang terjadi dia akan sangat bersyukur,rasa syukur inilah yang mendorong dia untuk menghargai fasilitas yang diberikan padanya.

    TDW emang cerdas,kesalahan dia memamerkan kekayaan diatas kemiskinan orang lain,pembagian uang dari atas pesawat di Banten.Pemandangan yang terjadi justru Bangsa kita ini terlihat sangat miskin,orang miskinnya banyak,orang kaya seperti TDW n’ Wakil Kita (Wakil Rakyat,meski tdk semua) juga miskin moral dan etika(cenderung terlihat seenaknya,diatas penderitaan saudaranya).Tidak heran kalau ini menjadi kontroversi.Kalau saja penyebaran uang itu dilakukan di Senayan (yang dari sisi keamanan sangat terjamin) kemungkinan pemandangan kumuh didak terlihat “jurang pemisah” antara si miskin dan si kaya juga tidak terlalu terekpos.Mungkin yang terlihat adalah permainan(contoh) srategi marketing yang cerdas,yang orang-orang dibawahnya berebut,sudah sesuai skenario (tdk spontanitas dan kemungkinan jatuh korban sangat kecil).

    Jadi yang menjadi kontroversi bukan isi bukunya,tapi tindakan penyebaran uang dari pesawat,yang mengusik sanubari orang lain.Jadi marketing juga harus manusiawi.Ok thank’s Bung Ardi.

  29. Ardi Says:

    @Farid Hs, percaya ga klo banyak karyawan2 pertamina itu dulunya orang ga punya? berangkat sekolah dibelain jalan puluhan kilometer ga pake sepatu, merantau nebeng sama truk2 barang antar kota. Bagaimana klo saat itu mereka diberi hal2 yg gratis, wah bs rebutan. Masalahnya bukan sekedar gratis apa engga tp TERBIASA gratis apa engga. Klo sudah terbiasa mas, biar makan susah jg penghargaan kurang. Ini saya kutip postingan saya yg pertama “So gratis cuma berarti ga akan dihargai setelah MENJADI KEBIASAAN, krn pendidikan itu kelanjutan, apa gunanya klo nantinya ga dihargai lalu dianggap angin lalu krn dianggap ga berharga? gratis euy.”

    Menurut mas klo pembagian uangnya di luar negeri apa ga rebutan jg? Masalahnya kita kadang silau dengan istilah “luar negeri” sehingga semua yg dari sana kelihatan berkilauan padahal sama aja. Jd kalau orang kita berebutan uang (100rb euy), trus seakan2 bangsa kita nilainya jatuh dihadapan bangsa asing (yg padahal sama aja)? Satu poin yg saya setuju adalah masalah keamanan, TDW perlu lebih memperhatikan masalah ini, tp ga perlu diperlebar ke arah jurang kemiskinan, miskin moral, etika dan sebagainya. Kalau perlu silahkan bertanya ke orang2 yg hadir saat itu, mereka lebih senang TDW bagi2 uang 100rb ato engga?

    Selain itu sisi yg terlupakan, TDW juga bagi2 tiket seminar gratis. Orang2 yg punya keinginan untuk maju bisa datang ke seminarnya dan mungkin membuka wawasan mereka. Dan bisa jadi salah satu dari mereka akan membuka lapangan kerja untuk banyak orang di sekitar mereka. Bangsa kita ini miskin wawasan (keilmuan, kemadirian, kedisiplinan, dsb), karena itu miskin jg secara finansial.

    Saya paham ga ada yg mempermasalahkan isi bukunya, dan memang ga ada hal yg cocok untuk semua orang, pasti ada yg ngerasa ga cocok. Jd sebaiknya bertanya dulu “kenapa?”, lalu beri masukan bila terasa ada yg kurang. Jgn menghakimi orang yg berniat baik, apa jadinya bangsa ini kalau orang2 yg berniat baik terus berkurang krn “dongkol” terus disalahartikan dan dihakimi?

    Salam :-)

  30. Ardi Says:

    @mas farid. Ente yg punya blog ya? hihihi.. maaf kaga salam dulu. Dulu lg nyari hal yg lain trus nemu link ini. Salam :)

    ——–
    Ga apa2 kok..santai aja :) nanggapin komen Ente diatas,sebetulnya sih bukan bermaksud menghakimi,tp hanya berusaha untuk jujur,emang terasa pahit bukan hanya untuk yang bersangkutan tapi juga buat diri saya sendiri,semoga bisa di ambil hikmanya.Oh iya kalo ada yang mau nanggapin komen Bung Ardi diatas monggo.Makasih ya Bung Ardi.Salam hangat buat Anda.

  31. dito Says:

    heran ya pd kontra gt ma bpk tung desem waringin….
    kalo dia g brbuat ky gt,markting d indo g kan bsa brubah n gkan bsa brkmbang…
    emng nybrin nya aneh mana ada yang tepar2 pula…

    cuma ambil positifnya aj sh…

    negatif mah g kan ngsih ap2 bwt dri kita..
    emg dpet brapa juta dri pkran negatif lu slama 1 bulan??
    gw beli buku dia 300rb tp dpt omset meningkat 500%…

    gaulnya aja sma anthony robbin,robert kiyosaki..
    mending lu mulai beli buku2 positif,bangun pngmbangan diri lu,
    hari gni negatif ke laut aje….
    ———

    Iya sih..gw berharap banget semuanya bisa memaklumi Pak Tung,dan mendorong semangat Pak Tung untuk berkarya lagi..bukunya oke banget..sayang kalau tidak di beli dan dipelajari.Ayo Pak Tung Berkarya lagi,sentuhan Anda sangat diperlukan oleh sesama anak bangsa.Gw ga mau kelaut Pak Dito…soale lagi musim hujan :)

  32. miguelle Says:

    Setiap tindakan selalu terdapat pro dan kontra. Hal ini terjadi karena prioritas sudut pandang, jangkauan berpikir setiap orang , pengalaman dan motivasi orang dalam hidup semua berbeda sehingga kita tidak melihat tujuan orang tsbt melakukan suatu tindakan sebenarnya untuk apa tapi sering malah melihatnya sebagai tindakan tsbt ” jika diri sendiri ”

    Dari yang saya lihat, Tujuan Pak Tung melakukan tindakan melempar uang dengan pesawat adalah Tujuan Bisnis. Didalam bisnis tindakan Pak Tung adalah Briliant. Beliau melakukan teknik marketing yang benar2 menghebohkan , di luar dari orang berkontroversi. Tapi justru dengan kontroversi tersebut membuat berita semakin gencar bahkan untuk orang yg tak mengenal beliau pun jadi ikut2an panas membicarakannya walau dengan komentar yang setuju maupun tidak setuju. Itulah Marketing!!! Contoh : Para selebrity di infotaintment selalu membuat kontroversi yang heboh dan trik ini selalu berhasil menarik perhatian bukan….
    Pak Tung secara tidak langsung sudah menjerat orang yang dari yang pro sampai yg jengkel dan kesal kedalam lingkaran Marketing yang di buatnya dengan biaya yang sedikit. Marketing adalah penipu. Dimana2 marketing dengan penipu bedanya cuma segaris. ( Baca buku : All Marketers Are Liar ) Bukan berarti bisnis itu harus menipu tapi lebih kepada permainan kata2 dan cara berpikir. Contoh : ikaln di TV jelas2 banyak yg menipu kan… tetapi itulah dunia bisnis, dunia marketing…

    Saya bukan pro Pak Tung tapi yang saya ketahui Pak Tung adalah seorang yang tidak sombong, sosial dan dermawan. Jika Tujuan sosial pasti tindakan yg di jalankan bukan seperti tindakan di atas karena bisnis dan sosial adalah hal yg berbeda.

    Jadi Tindakan Pak Tung itu positif atau negatif ?
    Tergantung sudut pandang dan Menurut hemat saya, setiap tindakan seseorang itu selalu mempunyai nilai positif. Jadi kita petik dan ambil aja mana yg positif yang bisa kita gunakan dan untuk yang rasanya negatif yah ga usa di ambil pusing tohh….karena jk makin jengkel dan di ambil pusing kalian malah makin masuk ke dalam pikiran dan masuk ke lingkaran Marketing Pak Tung , ya tohhh :)

  33. Farid Says:

    Yo’i @ miguelle,Thx

  34. Bento Papua Says:

    Semua tindakan manusia di dunia ini kalo mau dicari-cari salahnya pasti ada, tapi apakah kesalahan itu yang harus menjadi indikator semata ? coba bandingkan coba bandingkan akibat negatif dan positif dari “Bagi-bagi uang ala TDW”, kita akan temukan banyak sisi positifnya.
    Saya rasa bukan sebuah ke’sombong’an dari apa yang dilakukan TDW dengan ‘bagi-bagi uang tsb, sebab tanpa hal itupun TDW sudah bisa ‘sangat sombong’ dengan prestasi dan keberhasilannya.
    TDW baru saja selesai melakukan seminar di Jayapura-Papua dan kami mendapatkan sesuatu yang luar biasa dari seminar tersebut, sebuah ‘pencerahan hidup’ yang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat Jayapura yang tidak bisa didapatkan dari ‘orang jakarta’ lainnya yang kerjanya hanya mengeruk dan menghambur-hamburkan uang dari Tanah Papua tetapi tidak memiliki kepedualian terhadap ‘cerah tidaknya masyarakat Papua’. TERIMAKASI TUNG…YOU ARE THE BEST !
    ———-
    bo..Ipar,mungkin dong beking acara di BP7 Kotaraja kah?… :) Sukses Papua!..

  35. 1001 peluang Bisnis Says:

    Wah.. Pak Tung itu orang dahsyat!!!
    Kita harus belajar dari dia…

    tapi sayang, tiket seminarnya cukup mahal…
    bagi yang belum pernah mengikuti seminar pak Tung tapi ingin belajar ilmunya, anda bisa mengunjungi blog saya..
    Di sana saya memposting artikel tentang tips2 marketing, cara kaya dengan marketing, membangun bisnis tnpa modal, mindset2, dll…

    Kebetulan saya pernah beberapa kali menghadiri seminar2nya…

    Kunjungi -www.1001peluang-bisnis.co.nr-
    Kunjungi -www.1001peluang-bisnis.co.nr-
    Kunjungi -www.1001peluang-bisnis.co.nr-

    Salam Dahsyat!!! >> top pages klik disini!..

Komentar ditutup.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: