Pemimpin Yang Gagah Berani,Percaya Diri,Cerdas,Namun Rendah Hati dan Memelihara Sifat Malu.


1400-an tahun lalu,dalam catatan sejarah pernah hidup seorang “Manusia” Pemimpin Terbaik dimuka Bumi ini.Dalam konteks memilih Pemimpin Negara kita,rasanya tidak berlebihan kalau kita melihat sepak terjang Sosok Pemimpin yang satu ini,meski sulit mencari tandingannya tapi minimal dapat memilih Pemimpin yang mendekati Kepribadian Beliau.

Sejarah mencatat keberanian Beliau dan Sahabat2nya.Mereka dapat melintasi lautan merah menyeberang ke benua Afrika,ke Mesir,Lybia,Tunisia,Marokko dan menyeberang selat Gibraltar(Jabar Thariq) menuju Spanyol dan kemudian melintasi pegunungan Pyrenen yang curam dan berbahaya,menuju Perancis.Misi ke Eropa ini akhirnya berhasil membawa cahaya peradaban dan ilmu pengetahuan kepada Eropa,yang pada waktu itu masih tenggelam dalam zaman abad pertengahan yang gelap gulita itu.

Pesan Nabi S.A.W,ada satu perang besar lagi yang harus ditaklukkan,sepeninggal Beliau,yaitu “perang melawan hawa nafsu diri sendiri”.Pesan Nabi S.A.W ini,sejalan dengan falsafah Saolin di Kuil Saolin China : “Taklukkan dirimu sebelum menaklukkan orang lain”.

Dunia tercengang,kagum keheranan,bahwa Nabi S.A.W dan pasukannya dapat menaklukkan Dua imperium raksasa dunia dikala itu,Romawi dan Persia.Membuat daratan Cina gentar,ketika datangnya utusan Persia kedaratan Cina meminta bantuan Raja Cina.Timbullah keheranan Raja Cina karena hal itu di anggap mustahil.Raja Cina itu bertanya kepada utusan Persia,”apa gerangan keistimewaan Pasukan Nabi S.A.W itu?..” “Mereka di waktu malam bagaikan pendeta (Sholat Tahajud),dan diwaktu siang bagaikan singa-singa” jawab utusan Persia itu.

Namun Nabi S.A.W seorang Panglima perang yang sesungguhnya tidak suka Kekerasan,dalam Salah satu Perkataan Beliau yang terkenal “Tuntutlah Ilmu walau sampai ke Negeri China” ini menunjukan bahwa memang pada waktu itu peradaban cina sudah maju.Dan pada abad ke-7 masehi Beliau mengutus sahabat Beliau, Abi Waqash kenegeri Cina,Abi Waqash mendirikan Masjid Canton atau lebih dikenal dengan Masjid Abi Waqash di Canton ibukota Propinsi Cina Selatan.Abi Waqash meninggal di Cina,kuburan Beliau terdapat di Canton.(Abd.Qais,menurut Prof.Fatimi).

Baca Selengkapnya disini >>

Bandung,01 Agustus 2008.

Tag: , , , ,


%d blogger menyukai ini: