Backman:akibat salah urus, Indonesia tidak memiliki masa depan ekonomi.


Kritikan ini hendaknya menjadikan pelajaran yang sangat berharga buat negara kita.Masih banyak hal yang perlu dibenahi di Negeri ini,setidaknya ini menurut Michael Backman,kolumnis kenamaan asal Inggris ini.

Kepentingan Negara lebih Penting Ketimbang Kepentingan Partai?..

Menurut Backman,Ketidakpastian hukum dan korupsi masih merajalela hingga kini. Malah, baik kuantitas maupun kualitas korupsinya melebihi zaman pemerintahan rezim Orde Baru. Kondisi tidak menentu serta lambannya jalan reformasi mengakibatkan para investor asing mulai meninggalkan Indonesia. Bagi para Taipan dari seberang, Indonesia memang tidak seksi untuk investasi.

Faktor penyebabnya(Menurut Backman):
– Ketidak Pastian Hukum.
– Tingkat Korupsi yang tinggi.
– Sumber Minyak kita yang mulai hab

Menurut Bruce Gale, pengamat masalah-masalah Indonesia yang juga manajer regional pada Political and Economic Risk Consultancy, harus ada garis tegas antara ekonomi dan politik. Gale menilai campur tangan politik dalam urusan ekonomi di negeri ini terlalu berlebihan. Gale juga melihat fakta bahwa lobi penguasa masih kental terjadi dalam upaya investasi.

Ini menunjukkan aroma kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) masih mewarnai dunia bisnis di negeri ini. Akibatnya tak lain ekonomi biaya tinggi. Fakta ini didapatkan Gale dari perusahaan kliennya. Meski pernyataan Gale dilakukan pada saat wawancaranya dengan radio ABC pada 1996 silam, namun ramalan Backman dalam Asia Future Shock tentang Indonesia sungguh membuat banyak kalangan di dalam negeri kecut.Baca selengkapnya,News.okezone.com

Semoga kritik kaum realistis ini,bisa membuka mata Para Peminpin Negeri ini.Pasca Pemilu 2009 mendatang,hendaknya Para Pemimpin lebih mementingkan Negara ketimbang kepentingan Partai.

Bandung,06/08/2008.

Tag: , , ,


%d blogger menyukai ini: