Takbiran Bersama Zaskia Adya Mecca,Lo disana Gue disono..


Tanggal 30 Ramadhan 1429 H,saat umat Islam diseluruh Dunia tengah mengumandangkan Takbir dan Tahmid kepada Ilahi Rabbi dengan penuh suka cita.

Tepat pukul 19.00 Waktu Indonesia Tengah,Kapal Mesin Mekar Teratai membunyikan stom panjang,menandakan pelayaran dari Tahuna (Sanger Talaud) menuju Manado sudah dimulai.Perlahan tapi pasti kapal mulai meninggalkan pelabuhan Tahuna.Terdengar lantunan do’a penuh penghambaan yang dibawakan oleh saudaraku secara Kristen,menambah rasa sepi dan kecilnya diri ini dihadapan Illahi Rabbi,kapal semakin menjauh dari Pelabuhan,sayup-sayup terlihat kerlap kerlip lampu kota Tahuna.Cuaca cerah membuat aku bisa melihat gugusan bintang diatas cakrawala.

Dihati ini berdesir lirih “Allah huakbar3x Laillah hailallah huallah hu akbar,Allahhu Akbar Walillah hilhamd” jauh dilubuk hati ini mencari adakah takbiran yang syahdu di atas kapal ini?..(batas tulisan diatas kapal yang tertunda).

Ehmm..seminggu kemudian setelah saya tiba di Jakarta,saya langsung searching berita diiternet,tak ketinggalan pula mampir di DetikDotCom.Setelah mendapati topik berita detikhot: Malam Takbiran, Zaskia Adya Mecca Berenang.Saya jadi teringat tulisan saya diatas kapal KM.Mekar Teratai malam Takbiran lalu,yang tertunda karena kepala saya keburu pening karena mabuk laut,menulis (mengetik) sambil tengkurap dikamar kapal yang sedang dipermainkan ombak.

Malam takbiran lalu,Zaskia Adya Mecca sengaja berenang dirumahnya,mungkin itu cara Zaskia mengasingkan diri sambil merenungi kebesaran Illahi Rabbi di malam Takbiran.Sementara saya diatas kapal dipermainkan ombak,tentu saja motivasi Zaskia Mecca berenang di Malam Takbiran berbeda dengan motivasi saya (kalau bisa dibilang motivasi) saya berada diatas perairan laut Sanger Talaud karena tuntutan pekerjaan,jadi bukan karena keinginan saya sendiri.

Beginilah bedanya seorang profesional dan seorang karyawan dalam memaknai hidup,hidup ini memang pilihan.Mau berenang atau direnangkan itu adalah akibat pilihan hidup yang kita pilih.

Hmm..selama bulan Ramadhan kemarin rasanya saya begitu akrab dengan Zaskia Mecca pacarnya si Azam ini.Zaskia dan Azam,ditambah banyolan2 si Melki cs,dibawah asuhan Bang Jack  sang pengurus Mushola,yang rajin berdiam diri di Mushola yang ternyata kiblatnya menghadap bukan ke Ka’ba,menurut kompasnya si Bara sang pelaut yang nyasar kerumahnya si Asrul.Eh..kok tulisannya jadi nyasar ke ceritanya Para Pencari Tuhan sih?..haha si Zaskia Adya Mecca Cs memang setia menemaniku saat makan sahur bulan Ramadhan kemarin.

Hingga tulisan tertunda,yang semulah berjudul Takbiran diantara Tahuna Manado ini,saya lanjutkan malam ini,dengan masih menahan rasa kantuk karena baru tiba dari Cengkareng.Rasa senang ngebloglah yang membuat saya tetap menulis tidak tentu arah ini.Eh judulnya jadi berubahnya juga haha..Back to Home?..

“Jalan menuju syurga tergantung pada iman dan iman tergantung pada cinta”

Jakarta,06 Oktober 2008 @ Takbiran bersama Zaskia Adya Mecca.

Tag: , , , ,


%d blogger menyukai ini: