Puisi dari Amsterdam untuk Hari Pahlawan.


Fajar Merah

puisi1

pelabuhan tak bernama
gelombang badai kehidupan
tersisa bisunya kenangan
liar belukar duri dendam

siapa yang jadi korban
mereka yang terpinggirkan
sebait sajak anak jalanan
menikam semua hayalan

terbanglah bersama impian
jika lumpur busuk itu kenyataan
pakailah cara yang berlawan
semangat pun digalakkan

demi perjuangan klas tertindas
wiji thukul jangan dilupakan!
atas nama rasa kemanusiaan
kembalikan semua yang diculik setan

fadjar merah luka sejarah
kemana dicari keadilan?

Amsterdam, 07/10/2008 By Heri Latief.
Baca kumpulan Puisi Heri Latief di www.kompas.com or back to home?..

Jakarta,08 November 2008 @ Puisi dari Amsterdam untuk Hari Pahlawan.

Tag: , , , ,


%d blogger menyukai ini: