Song For Gaza “peacefulness”


Ketentraman-mu tercabik-cabik, darahmu tumpah ditanahmu. Kemerdekaanmu  direnggut, negerimu dipasung.Anak-anakmu..rakyatmu meringis..tanpa air mata laksana tanahmu yang kehabisan air, walau hanya sekedar pelepas dahaga.

Serpihan-serpihan dime dan debu fosfor menyelimuti tanah dan langitmu. Raungan artileri..pesawat canggih memekakkan telingamu. Kaki atau tangan..kepala atau perut..jantung atau gumpalan hati mewarnai tanah leluhurmu..duhai Gaza.

Wahai..apa yang diinginkan darimu?..apa tanahmu hanya dijadikantempat uji coba senjata canggih?..atau hanya sekedar pamer kekuatan? Duhai dunia alangkah naifnya dunia..jika kebahagiaan sekelompok manusia dibangun diatas kehancuran manusia lain..apakah ini yang disebut keadilan?

You’re (Zionis)..jika yang kau inginkan hanya keberadaanmu diakui dunia.Tunjukkan pada dunia bahwa dikau juga mampu menghargai dunia..mampu mengakui kemerdekaan Palestine..mampu menentukan batas wilayahmu secara permanen..mampu menegakkan hak azasi manusia..mampu melucuti senjata nuklir milikmu..mampu membawa penjahat perang ditubuhmu ke pengadilan  internasional..mampu bergaul saling menghargai dengan penduduk bumi. Maka secara otomatis keberadaanmu dihargai dunia.

Jangan naif , dunia tidak hanya diciptakan untukmu..setelah Irak danPalestine. Negeri mana lagi yang kau bidik?..apa Suria?..Iran? atau Mesir?..ataukah Korea? Kau telah berhasil memperdaya Bush tapi kau tidak bisa memperdaya dunia. Kau takkan bisa membangun negeri impianmu jika kau selalu tamak. Hargailah dunia maka dunia akan menghargaimu.

Song “peacefulness” for Gaza. Bagi Anda yang merayakan Imlek 26  Januari 2009.  Selamat Merayakan.  Gong Xi Fa Cai.

pilihandotwordpress1 wwwinijiedotcom

kembali ke hal atas blog ini? >>

@ Song For Gaza “peacefulness”

Tag: , , , , , , ,

Satu Tanggapan to “Song For Gaza “peacefulness””

  1. wyd Says:

    tragedi menyedihkan yang mengakhiri tahun 2008 dan mengawali tahun 2009. mudah2an ga berkepanjangan…
    ——-
    Sangat menyedihkan,amin..terima kasih dah mampir.salam buat wong kito di Palembang,dah lama ga main lagi ksono.

Komentar ditutup.


%d blogger menyukai ini: