Air Zam-Zam Si Merak.


WS Rendra.

WS Rendra.

Merak..Indonesia Raya meneteskan air mata
Langit Indonesia Raya bermendung seiring beristirahatnya kepakkan sayapmu, Merak.

Merak..Engkau tidak hentinya-hentinya membangunkan Indonesia Raya,dari tidur panjangnya..dari kepongahannya..

Indonesia Raya bersedih..saat peringatan pekikkan KEMERDEKAAN
berkumandang..saat kerinduan Kemerdekaan menjadi sangat
menyesakkan dada..saat moment gaung KEMERDEKAAN 64 Tahun lalu,
mengusik kerinduan kami kini..
Engkau dengan tenang menutup matamu. 

Selamat jalan Merak..selamat jalan..dalam perjalanan
kepulanganmu..semoga Indonesia Raya akan mengiringi kepulanganmu
dengan untaian Al-Fatiha..

Merak..semangatmu Merak..suara lantangmu Merak..terlalu
sulit kami lupakan..entah ada yang bisa menggantikanmu
atau tidak..

Merak,kejujuran karyamu..kharismamu..keikhlasanmu..ketajaman karyamu terlalu sulit terlupakan.
Merak,ketajaman mata elangmu..kepakkan sayap merakmu..
auman suaramu yang memekakan langit Ibu Pertiwi.
Tersentak..membuat mata Indonesia Raya terbuka..
hingga membuat bulu nadi ini merinding..membuat jantung ini
berdesir..membuat air mata ini tak terbendung..
saat halilintar pengumuman kepakkan sayapmu berhenti,terdengar..

Merak jasadmu mendahului kami..tapi semangatmu tidak..namamu tidak akan terlupakan dalam sejarah panjang perjalanan Indonesia Raya.
Namamu menjadi khiasan perjalanan sejarah Indonesia Raya.

Merak sebentar lagi..senandung Kebangsaan INDONESIA RAYA buah pikir
W.R.Supratman akan mendengung di langit Indonesia Raya ini.
dan engkau Merak..tersenyum memandangi indahnya Indonesia Raya
dengan kepakkan sayapmu yang sudah tidak lagi terlihat..meski makin
kuat terasa dan teraba oleh indra Indonesia Raya.

Merak..Indonesia Raya masih belum sesuai keinginanmu dan keinginan
para pendahulu Bangsa..Merak,semangat dan jiwamu sangat dibutuhkan
Ibu Pertiwi..semoga semangat dan jiwamu semakin terpatri
dengat kokoh dan semakin kuat tertanam seiring berhentinya
kepakkan sayapmu.Merak,indahnya bermandikan air Zam-Zam sesukamu.
Semoga Indonesia Raya akan mengiringimu dengan do’a.
(07 Agustus 2009).

Inna Lillahi Wa’inna’illaihi Raji’un.

Tag: , , , , , , , , , , , , , ,

5 Tanggapan to “Air Zam-Zam Si Merak.”

  1. Dangstars Says:

    Hasil karya mu takakan pudar ,walau sudah tiada..
    Selamat jalan …Semoga Allah menempatkan di Alam yang terang
    ——–
    Insya Allah,Amiin.

  2. Air Zam-Zam Si Merak. | Update Blog Terbaru Says:

    […] Air Zam-Zam Si Merak. Merak..Indonesia Raya meneteskan air mata Indonesia Raya bermendung seiring beristirahatnya kepakkan sayapmu Merak. Merak..Engkau tidak hentinya-hentinya membangunkan Indonesia Raya,dari tidur panjangnya..dari kepongahannya.. Indonesia Raya bersedih..saat peringatan pekikkan KEMERDEKAAN berkumandang..saat kerinduan Kemerdekaan menjadi sangat menyesakkan dada..saat moment gaung KEMERDEKAAN 64 Tahun lalu, mengusik kerinduan kami kini.. Engkau dengan tenang menutup matamu.  Selamat jalan Merak..selamat jalan..dalam perjalanan kepulanganmu..semoga Indonesia Raya akan mengiringi kepulanganmu dengan untaian Al-Fatiha.. Merak..semangatmu Merak..suara lantangmu […] […]

  3. Agus Suhanto Says:

    terimakasih o atas tulisannya yang bermanfaat…kenalkan saya Agus Suhanto
    ——
    terimakasih sama2..iya salam kenal mas Agus 🙂

  4. Yessi Says:

    banyak yang kehilangan mas Rendra ya..
    termasuk kita…
    semoga beliau tenang dalam keabadiannya…

    salam kenal🙂
    ——
    Iya Yessi,semoga amiin..🙂

    note:
    Maaf,komen ini baru sempat di approve,karena akhir2 ini jaringan internet sy sering gangguan🙂

  5. Toko Kaos Online Says:

    turut berduka cita atas wafatnya WS Rendra.. semoga amal ibadahnya diterima di sisiNya..
    ——-
    Terima kasih,Insya Allah,amin..

Komentar ditutup.


%d blogger menyukai ini: