Mengejar Cinta Allah (Makna Hidup).


Merenung.

Hmmm..mengejar Cinta Allah,ya Allah saya tidak berani bilang ini ya Allah,makna ini seperti menantangMU.Ketika saya berlari mengejar cintaMU,perlahan Engkau ambil satu per satu hingga bersih semua yang ada padaku.Engkau buat saya terluka,dan saya hanya bisa menangis meratap padaMU,lalu luka ini bukannya Engkau obati tapi malah disayat-sayat,saya semakin menjerit,Engkau pun menyiram luka ini dengan air cuka,dan air mata saya semakin habis tak bersisa.

Dan Engkau hanya tersenyum meremas remas luka ini,saya semakin meringis,hingga di atas tangis ini perlahan berubah menjadi senyum,senyum di atas luka,dan semuanya menjadi kosong,apakah disini terselip makna kasihMU?

Ya Allah,ijinkan saya yang hina memaknai ini.Bukankah Engkau ada disini? di urat nadi ini? di relung relung jiwa ini? bermain di desahan nafas ini?  bukankah mataMU yang jauh lebih dahsyat dari matahari tidak jenuh menatap? lalu kenapa saya harus berlari mengejarMU,bukahkah ini hanya khiasan seperti berlari mengejar bayang bayang?

Bukankah Engkau telah mengingatkan,CUKUPLAH BAGImu,MENGENALI-KU MELALUI CIPTAAN-KU.Apa ini berarti,ketika saya belajar mencintai kekasih,saya harus memperlakukan dia sebagai ciptaanMU yang saya hanya sebabagai tempat penitipan? saya harus menjaga dan mencintainya seperti yang Engkau perintahkan. Yang kelak akan Engkau mintai pertanggung jawaban.Apa ini mungkin berarti mengenali kehalalanMU akan lebih bisa mengenali keindahan ciptaanMU? bagaimana kalau ternyata keindahan ini justru membuat saya lupa kepadaMU?

Apakah dengan menanam sebuah pohon,dengan harapan diikuti oleh seribu orang di “kampung” saya,dihalaman masing masing.Dan kelak seribu pohon ini,akan menjaga degradasi tanah,mencega banjir,menetralisir zat asam,terus kemudian pohon pohon ini membuat ketersediaan air generasi berikutnya terpenuhi. Mungkinkah ini bukan manifestasi kecintaan kepadaMU?

Ketika saya meletakkan dunia di genggaman dan akhirat di hati,bukan merupakan kecintaan kepada Allah? bukankah hidup akan menjadi berimbang? artinya saya akan selalu terjaga dari ketamakkan akan dunia,dan ketika mati akan dengan mudah melepaskan dunia,karena dunia hanya ditangan bukan di hati.

Ya Allah..saya tidak berani menantangMU,dengan mengejar cintaMU,saya hanya hambaMU yang lemah tak berdaya.Yang hanya mampu bersimpuh,memohon kemurahanMU,agar mendekap,membelai,mengelus dengan kasihMU Yang Agung,dan berharap khusnul khatimah,hanya itu ya Allah,selebihnya wilayahMu ya Allah,teritoriMu ya Allah.Saya tidak berhak masuk ke wilayahMU (wilaya Gaib).Cukuplah bagi saya semua aturan aturanMU melalui Ayat AyatMU,Melalui RasulMu,sebagai pedoman hidup..Amin (merenung).Wallahu’alam..



Tag: , ,

2 Tanggapan to “Mengejar Cinta Allah (Makna Hidup).”

  1. didot Says:

    cinta kepada Allah adalah cinta tertinggi seorang manusia dan kenikmatan tertinggi jiwa,harus terus diusahakan dengan mendekat dan beramal baik,mengikuti apa2 yg diinginkan BELIAU lewat kata2NYA dalam Alquran yg agung🙂
    —–
    iya mas Didot,nikmat sekali mencintai Allah mas,ahh..sy juga masih belajar koq mas,makasih atas suportnya mas,yang agung🙂 sy koq jadi ingat Kidung Agung mas🙂 dulu suka baca Alkitab punya teman🙂 kalau udah bicara cinta rasanya gak lengkap kalau gak baca Kidung Agung ya mas? dahsyat deh pokoknya🙂

  2. indahnyahidupku Says:

    indah juga masih dalam proses ..penggen sepenuhnya mencintai Allah…
    mohon supportnyaa..🙂
    ——-
    Indah,Allah juga mencintai proses koq,bumi dan segalah isinya tidak diciptakan Allah dengan bim salabim kan?..padahal kalau Allah mau pasti bisa,tapi semuanya diciptakan dgn proses🙂 oh iya jadi ingat dengan proses kepompong menjadi kupu-kupu.Ketika kupu2 kecil masih berbentuk kepompong,menggeliat seakan merontah ingin keluar dari sarangnya,keliatannya susah banget dia keluarnya yah,tapi amati saja dia jangan dibantu,sebab kalau ulat itu dibantu,kemungkinan dia tdk akan menjadi kupu-kupu yang cantik,parahnya lagi kemungkinan dia tidak bisa terbang🙂 kalo Indah gak percaya boleh deh Indah coba,tapi janji hanya satu kupu-kupu yah🙂 keluarnya ulat inilah mungkin yang dinamakan proses🙂 jadi proses itu sendiri Indah loh,seperti ketika pengin bahagia di akhirat,nah untuk bahagia di akhirat di dunia inilah prosesnya,gitu kan yah Indah?🙂

Komentar ditutup.


%d blogger menyukai ini: