Save Palestina (opini).


Masjid Al-Aqsa Semakin Memprihatinkan.

Dalam menyikapi isu global warming yang sedang mengancam bumi saat ini, rasanya tidak adil kalau tidak melihat isu-isu besar dunia yang potensial memicu konflik besar di jagad ini.

Isu Palestina menjadi salah satu isu besar itu. Sebagai Negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, tentu saja Indonesia harus mengambil peran penting dalam usaha perdamaian di semenanjung Arab ini. Meski mungkin untuk saat ini Indonesia hanya bisa menyumbangkan dalam bentuk pikiran dalam usaha mencari jalan damai untuk saudara-saudara kita di Palestina.

Mengingat situasi politik dalam Negeri Indonesia saat ini, masih belum memungkinkan untuk itu. Sebab Pemerintah Indonesia saat ini masih sangat disibukkan oleh kenaikan harga cabai. Tentu saja ini tidak mengherankan Rakyat Indonesia, karena hal ini memang sudah sering terjadi dan mungkin akan terus terjadi akibat kebijakan Pemerintah Indonesia sendiri, yang terlalu bertumpu pada pertumbuhan makro ekonomi,hingga menyebabkan fluktuasi harga didalam negeri sangat bergantung pada tingkat kestabilan harga luar negeri, disinilah pentingnya menggali kearifan lokal, untuk mengimbangi gempuran globalisasi.

Dan kebijakan ini masih terlihat dengan kebijakan Pemerintah di tahun 2011 ini, dengan mempertahankan BI rate sebesar 6,50 persen. Kebijakan ini baik untuk sektor keuangan dan perbankan, tetapi akan sangat tidak bersahabat kepada sektor riil.Yang tentu saja akan memukul pengusaha menengah dan mikro, tentu saja ini juga mebuat sektor tenaga kerja akan tertekan, karena imbas dari kenaikan harga dsb.Jadi untuk semester pertama tahun 2011 ini Pemerintah Indonesia masih akan sangat di sibukkan oleh persoalan dalam negeri, termasuk penuntasan masalah Centuri, penuntasan masalah DIY, penegakkan hukum dsb, yang menjadi sorotan Rakyat Indonesia pada umumnya.

Melihat kesibukkan Pemerintah Indonesia, maka sebagai ‘Rakyat’ Indonesia, dengan ini๐Ÿ™‚ ikut berpartisipasi untuk politik Luar Negeri Indonesia yang ‘bebas aktif’, agar Indonesia tetap bisa menyumbangkan pikirannya untuk Perdamaian Dunia internasional, meski hanya dengan atas nama ‘Rakyat’ Indonesia. Jadi bukan atas nama Pemerintah Indonesia.

Kembali ke persoalan Palestina, tentu saja ini sangat mengusik perasaan Indonesia yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, karena di Palestina selain juga berpenduduk Muslim, di sana juga berdiri masjid Al-Aqsa yang sangat berarti dalam sejarah perkembangan Islam dunia.Tetapi juga sebetulnya ikatan emosional dengan Palestina ini tidak hanya dari kalangan Islam, melainkan juga dari kalangan Kristen dunia,karena di Palestina tepatnya di kota Yerusalem merupakan daerah tempat kelahiran Isa Al-Masih. Jadi kemerdekaan Palestina tidak hanya penting bagi dunia Islam tetapi juga penting untuk dunia Kristen.

Paradigma baru untuk pendekatan perdamaian Palestina dan Israel.

Bicara tentang Palestina dan kepentingannya, tentu saja kita sebagai Muslim harus adil. Sebab kemerdekaan dan ketenangan Palestina tidak mungkin akan didapatkan jika Israel masih terus memboikot dan memperluas daerah pemukimannya di Palestina. Cara terbaik untuk menyelesaikan konflik ini, tidak ada jalan lain kecuali membawa kasus ini kemeja perundingan, tetapi tentu saja dengan pendekatan baru.

Untuk menekan Israel agar mau kemeja perundingan, ini harus dilakukan oleh para Pemimpin Negara-Nagara Arab dan Islam, Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia,bahkan kalau perlu melibatkan semua negara yang ada didunia untuk menjadi saksi. Dan ini dilakukan di bawah komando PBB. Dalam kasus Israel, peran Amerika serikat, Dunia Islam, Uni Eropa dibawah komando PBB menjadi sangat penting.

Langkah-langkah yang dilakukan adalah Amerika Serikat,Uni Eropa dan negera-negara pendukung Israel, harus mau mengakui dan menanda tangani Kemerdekaan Palestina, dan kemudian diikuti oleh negara-negara pendukung Palestina. Selanjutnya negara-negara pendukung Palestina menanda tangani kemerdekaan (keberadaan) Israel. Ini suka atau tidak, harus dilakukan oleh dunia Islam, karena kalau tidak dilakukan, tidak mungkin Israel dan Negara-Negara pendukungnya akan mengakui kemerdekaan Palestina. Dan tentu saja kedamaian di Palestina akan sulit terwujud.

Satu hal yang dikhawatirkan oleh dunia Islam, tentang Israel ini. Yaitu bahkan hampir semua kitab Suci pun mengingatkan untuk tidak melakukan perjanjian apapun dengan Israel, karena Israel dikenal sangat suka melanggar perjanjian. Untuk itu penekanan perjanjian perdamaian ini harus dilakukan dengan negara-negara pendukung Israel.Tentu saja harus diikuti dengan adanya sangsi bagi siapapun dari kedua negara tersebut, yang melakukan pelanggaran perdamaian.Dan jika misalnya Israel melakukan pelanggaran, maka Negara-Negara pendukungnya seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa tidak akan membela Israel. Dan Negara-Negara pendukung Palestina berhak memberi sanksi perang atau boikot terhadap Israel, dibawah panji PBB. Dan ini juga dilakukan untuk Palestina jika seandainya Palestina melanggar.

Jadi inti perjanjian dilakukan (menitik beratkan) dengan/kepada negara-negara pendukung Israel, jadi dalam hal ini Israel ditempatkan menjadi subyek perjanjian perdamaian.Ini dimaksudkan untuk menghindari pelanggaran perjanjian oleh Istrael, karena Israel (Yahudi) dikenal sangat suka melanggar perjanjian. Dan penempatan perwakilan diplomatik,diserahkan kepada mekanisme dalam negeri masing-masing negara pendukung kedua negara tersebut.

Dalam pelaksanaan perjanjian damai ini, akan sangat mem-posisikan Pemerintah Amerika Serikat sebagai politik sentral. Posisi President Barack Obama, menjadi sangat penting dalam hal ini. Saat ini peran President Barack Obama belum terlalu terlihat dalam upaya perdamaian di Palestina dan Israel, ini lebih disebabkan karena di belakang President Barack Obama dan di Parlement Amerika masih sangat kuat pengaruh orang-orang yang pro Israel. Dan isu Israel masih sangat kuat ditiupkan oleh lawan-lawan politik President Barack Obama.

Bagi Masyarakat Amerika bahkan bagi kalangan Yahudi-Amerika, keberadaan President Barack Obama masih akan memberi warna positive untuk perkembangan politik luar negeri Amerika kedepan, bahkan untuk kepentingan pengakuan dunia atas keberadaan Israel sekalipun. Ini disebabkan oleh faktor kedekatan President Barack Obama kepada dunia Islam. Jadi posisi President Barack Obama menjadi tokoh sentral bagi dunia Islam,Kristen dan Yahudi memang bukan kebetulan.

Peran penting President Barack Obama saat ini belum berjalan signifikan karena tokoh-tokoh pro-Israel Amerika belum memahami Politik President Barack Obama dalam merangkul dunia Islam, padahal sangat terlihat bahwa langkah ini diambil oleh President Barack Obama untuk kepentingan perdamaian dunia, bahkan untuk kepentingan Yahudi kedepan.

Jadi Masyarakat Yahudi-Amerika mestinya mendukung langkah-langkah politik yang dijalankan oleh President Barack Obama.Sebab ketika misalnya terjadi pergantian President Amerika pada pemilu pendatang, dan jatuh ketangan lawan politik President Barack Obama,justru dikhawatirkan politik Amerika akan kembali seperti pada jaman President George.W.Bush.Kalau ini terjadi justru akan membuat politik dunia tidak kondusif dan akan merugikan kepentingan semua pihak,termasuk kepentingan Yahudi. Jadi saat ini dan kedepan bagi masyarakat Amerika,mendukung President Barack Obama masih merupakan langkah yang tepat.Dan kecurigaan berlebihan terhadap kebijakan politik President Barack Obama, baik yang datang dari kalangan Islam maupun kalangan Yahudi, sebaiknya diperbaiki untuk alasan perdamaian jangka panjang.

Dan kedepan bagi President Barack Obama sendiri, merangkul konglomerat Amerika sekaliber Mr Donald Trump kedalam pemerintahan akan lebih menjawab tantangan ketenaga kerjaan di Amerika kedepan.Kenapa mesti Mr Donald Trump? saya membaca beberapa bukunya Mr Donald Trump, keberpihakkan Mr Donald Trump terhadap kaum marginal khususnya di Amerika sangat menyentuh saya.

Suatu ketika Mr Donald Trump yang nota bene orang yang sangat sibuk,yang tentu saja waktu beliau sangat berharga, tetapi beliau mau menunda selama satu jam keberangkatan pesawat pribadi beliau, hanya karena beliau menghargai dan menunggu salah seorang karyawan beliau yang imigran Asia, yang masih sedang melakukan semedi.Dan ini terlihat,merupakan penghormatan sangat mendalam beliau terhadap sisi spiritual dan terhadap keyakinan yang berbeda. Tidak itu saja, tentu jiwa entrepreneur beliau diharapkan bisa menyumbangkan perbaikan ekonomi dan ketenaga kerjaan di Amerika.

Ini diperkuat dengan visi beliau,yang ingin membagi pengetahuan beliau tentang menjadi kaya dan ingin membuat dunia menjadi kaya, agar tidak terjadi kesenjangan sosial ekonomi dunia. Alasan beliau agar orang kaya dunia (produsen besar),lebih bisa dengan mudah melemparkan produk-produk seperti mobil dan barang-barang mewah lain kepasaran. Maksudnya agar mudah diserap pasar, karena daya beli konsumen sudah menjadi merata. Misi Mr Donald Trump ini sangat masuk akal, sebab kalau dilihat di Indonesia saja saat ini, untuk membeli cabai saja๐Ÿ™‚ rakyat sudah kesulitan.

Tentang isu disemenanjung Korea,sebaiknya melibatkan PBB dalam dialog perdamaian itu.Dan lebih mendorong peran China dan Rusia untuk melakukan pendekatan terhadap Korea Utara.Dan masalah Iraq dan Afganistan, meski ini merupakan kesalahan kebijakan President Amerika sebelumnya, tetapi sebaiknya kita masih menaruh harapan kepada keseriusan President Barack Obama dalam menyelesaikan masalah itu, janji President Barack Obama untuk menarik pasukan Amerika dari kedua negara itu,tanpa meninggalkan polemik politik dalam negeri kedua negara itu, tetap akan menjadi perhatian politik President Barack Obama.

Demikian opini tentang Save Palestina ini, yang tentu saja hanya bersifat opini. Dan ini didorong oleh keprihatinan yang mendalam terhadap penderitaan Rakyat Palestina, yang kemudian juga atas kesadaran bahwa tidak mungkin menghapuskan Israel dari peta dunia. Sebab bagaimanapun murkah-Nya Tuhan Yang Maha Kuasa atas pelanggaran-pelanggaran Israel,tetapi tidak lantas membuat kita sebagai hamba-Nya mengambil hak Allah ini,untuk membumi hanguskan Israel misalnya, karena belum tentu Allah menghendaki hal itu terjadi (Wallahu’alam bisyawab). Dan langkah yang bisa kita lakukan hanyalah mengusahakan perdamaian dunia. Semoga perpolitikan dunia akan menjadi lebih baik dan damai.ย  ==>

Tag: , , , , , , , ,

3 Tanggapan to “Save Palestina (opini).”

  1. Star Jones Says:

    […] Save Palestina (opini). ยซ BootCamp Community. […]

  2. anang nurcahyo Says:

    sepengetahuan saya posisi obama sbg presiden amerika masih belum memberi dampak berarti dalam kasus kemanusiaan di palestina.
    ——
    Ya..๐Ÿ™‚ ini disebabkan oleh dominasi politik Israel di Amerika masih sangat kuat, bahkan Wapres Mr Joe Bidden dan Menlu AS Mrs Hillary Clinton sangat pro Israel. Belum lagi berhadapan dengan lawan-lawan politik di Parlement U.S.A, disinilah perlunya membuka paradigma baru bagi kaum Yahudi-Amerika, bahwa penolakan mereka terhadap kebijakan President Obama justru akan membuat impian mereka tentang “keberadaan Israel yang di akui dunia” justru sulit menjadi nyata, sama juga dengan impian kita tentang ” melihat Palestina yang damai dan makmur”.

    Di sisi lain, kesulitan President Barack Obama justru datang dari kalangan Islam sendiri, tokoh Politik Muslim yang bisa diandalkan seperti President Iran Mr Ahmadi Nedjad, bukannya bertindak sinergis, tetapi justru bertindak frontal. Selain itu, saya belum melihat ada tokoh Politik Islam, yang benar-benar berjuang untuk kepentingan Islam dan perdamaian Dunia. Nau’udzu billah himinzalik..

  3. kimberly Says:

    as if!
    —-๐Ÿ™‚ iyah..Israel menjadi subyek pembicaraan๐Ÿ˜€

Komentar ditutup.


%d blogger menyukai ini: