Pemimpin Yang Gagah Berani,Percaya Diri,Cerdas,Namun Rendah Hati dan Memelihara Sifat Malu.


1400-an tahun lalu,dalam catatan sejarah pernah hidup seorang “Manusia” Pemimpin Terbaik dimuka Bumi ini.Dalam konteks memilih Pemimpin Negara kita,rasanya tidak berlebihan kalau kita melihat sepak terjang Sosok Pemimpin yang satu ini,meski sulit mencari tandingannya tapi minimal dapat memilih Pemimpin yang mendekati Kepribadian Beliau.

Beliau adalah Pemimpin pilihan “Sang Rahasia dibalik The Secret”.Yang dijadikan perwakilan bagi Semesta,untuk menyampaikan pesan-pesan “Sang Rahasia Dibalik The Secret” di Semesta ini.Salam dan Takzim ditunjukan kepada Beliau,Rasulullah S.A.W dan Keluarganya,Seorang Pemimpin yang belum pernah tertandingi dalam sejarah Semesta.

Dalam tulisan ini,saya hanya bisa menuliskan sebagian kecil kisah Beliau “mengutip dari berbagai sumber”dan melalui pemahaman saya yang sangat dangkal ini.

Pemimpin yang Gagah Berani,Percaya Diri dan Cerdas.

Tentang keberanian Nabi S.A.W,dapat diketahui dalam berbagai pertempuran.Sebagai seorang Kesatria,seorang Pemimpin,Beliau tidak kurang dari 27 kali Memimpin langsung pertempuran diberbagai medan perang waktu itu.Beliau berada di garis terdepan untuk membangkitkan semangat dan moril pasukannya.Perang Badar,perang Uhud,perang Ahzab,perang Hunein adalah beberapa peperangan yang Beliau sendiri yang bertindak sebagai Panglimanya.

Pada suatu malam penduduk Madinah menjadi gempar oleh suara yang amat mengejutkan.Orang-orang keluar rumah berlarian ketempat kejadian itu,tiba-tiba mereka melihat,bahwa Nabi S.A.W telah lebih dahulu kembali seorang diri dari tempat kegemparan itu dengan pedang tersandang,dan Beliau berkata: Tetaplah Tenang !.

Sahabat Beliau Ibnu Umar berkata: “Saya tidak pernah melihat orang yang lebih berani dari pada Rasulullah”.
Sahabat Beliau Ali bin Abi Thalib berkata: “Apabila kami berada dalam keadaan yang sangat genting dan perang memuncak panas,maka kami berlindung kepada Rasulullah.Tak seorangpun diantara kami yang lebih dekat kepada musuh dari pada Rasulullah dan Beliau memang menempati posisi yang amat berbahaya sekali”.
Berkata Anas bin Malik: “Adalah Nabi S.A.W seberani-berani manusia,secantik-cantik manusia dan sedermawan-dermawan manusia”.

Dari sumber lain,diketahui pula keberanian Beliau,bahwa Nabi S.A.W berjalan sendirian di antara musuh-musuhnya tanpa pengawalan.Lazimnya domba-domba berjalan berkawan-kawan,burung pipit terbang berbondong-bondong dari satu pohon kepohon yang lain.Tetapi singa dan harimau berjalan sendiri-sendiri dari satu padang ke padang yang lain,dari satu rimba ke rimba yang lain.Dan burung Garuda dan Rajawali terbang sendiri-sendiri mengarungi angkasa raya dengan segala keberanian dan jiwa besar.

Negeri kita memerlukan pemberani-pemberani yang ikhlas untuk membela yang lemah,mempertahankan dan memperjuangkan kebenaran Ilahi (Sang Rahasia Dibalik The Secret) sebagai penerus Nabi S.A.W yang jujur dan tak kenal mundur.

Sejarah mencatat keberanian Beliau dan Sahabat2nya.Mereka dapat melintasi lautan merah menyeberang ke benua Afrika,ke Mesir,Lybia,Tunisia,Marokko dan menyeberang selat Gibraltar(Jabar Thariq) menuju Spanyol dan kemudian melintasi pegunungan Pyrenen yang curam dan berbahaya,menuju Perancis.Misi ke Eropa ini akhirnya berhasil membawa cahaya peradaban dan ilmu pengetahuan kepada Eropa,yang pada waktu itu masih tenggelam dalam zaman abad pertengahan yang gelap gulita itu.

Dunia tercengang,kagum keheranan,bahwa Nabi S.A.W dan pasukannya dapat menaklukkan Dua imperium raksasa dunia dikala itu,Romawi dan Persia.Membuat daratan Cina gentar,ketika datangnya utusan Persia kedaratan Cina meminta bantuan Raja Cina.Timbullah keheranan Raja Cina karena hal itu di anggap mustahil.Raja Cina itu bertanya kepada utusan Persia,”apa gerangan keistimewaan Pasukan Nabi S.A.W itu?..” “Mereka di waktu malam bagaikan pendeta (Sholat Tahajud),dan diwaktu siang bagaikan singa-singa” jawab utusan Persia itu.

Namun Nabi S.A.W seorang Panglima perang yang sesungguhnya tidak suka Kekerasan,dalam Salah satu Perkataan Beliau yang terkenal “Tuntutlah Ilmu walau sampai ke Negeri China” ini menunjukan bahwa memang pada waktu itu peradaban cina sudah maju.Dan pada abad ke-7 masehi Beliau mengutus sahabat Beliau, Abi Waqash kenegeri Cina,Abi Waqash mendirikan Masjid Canton atau lebih dikenal dengan Masjid Abi Waqash di Canton ibukota Propinsi Cina Selatan.Abi Waqash meninggal di Cina,kuburan Beliau terdapat di Canton.(Abd.Qais,menurut Prof.Fatimi).

Nabi S.A.W berpesan ada satu perang besar lagi yang harus ditaklukkan,sepeninggal Beliau,yaitu “perang melawan hawa nafsu diri sendiri”.Pesan Nabi S.A.W ini sejalan dengan Falsafah Saolin di Kuil Saolin Cina: “Taklukkan dirimu sebelum menaklukkan orang lain”.

Berikut beberapa Tokoh non-Arab yang terisnpirasi Keberanian Nabi S.A.W :

# Napoleon Bonaparte (Singa Eropa),Jenderal Perancis berbintang Leo kelahiran 15 Agustus (1769-1821) itu,selalu menanamkan benih keberanian kepada jiwa para prajuritnya dan agar supaya moral dan moril serdadunya tetap tinggi dan utuh.Napoleon berkata: “Besok saya akan tidur di Moskow”,selanjutnya ia berkata pula: “Tidak ada yang mustahil di bawah kolong langit ini”.”Mustahil adalah kata yang digunakan oleh orang tolol” kata Pahlawan Perancis ini.Napoleon mengutuk kepengecutan pemimpin dengan katanya yang berbunyi:”Singa yang mempunyai tentara biri-biri masih bisa berjuang,tetapi biri-biri yang mempunyai tentara singa-singa,tidak bisa berjuang(can not and can not fight)”.Sumber,Daulah Islamiayah No.6,Th.1 1957,Jakarta.

# Victor Hugo (Pujangga).
MEREKA ITU (Pahlawan).
Kalau mereka itu seribu,aku akan menjadi seorang dari mereka itu.
Kalau mereka seratus,aku akan menjadi seorang dari mereka itu.
Kalau mereka itu sepuluh,aku akan menjadi seorang dari mereka.
Kalau mereka seorang saja,akulah yang seorang itu. By Victor Hugo.(Abadi,6 Juni 1970.Jakarta.)

# Julius Caesar,Kaisar Rumawi yang terkenal itu,mempunyai semboyan yang masyhur:”Saya datang,saya lihat dan saya kalahkan”.Julius didekat akhir hayatnya menghadapi komplotan yang ingin membunuhnya,dengan jiwa besar,dan ketika mereka yang berkomplot itu mendesak dan memaksanya untuk mengubah putusannya,ia berkata antara lain:”bahwa ia tidak sekali-kali akan mengubah apa yang telah diputuskannya,dan bahwa di cakrawala bertabur bintang-bintang yang tak terhitung yang masing-masingnya memancarkan cahaya gemerlapan”.Tetapi semuanya berpindah,bergeser dari tempatnya semula,kecuali satu,dan yang satu itu adalah dia sendiri.Ditandaskannya,ia tetap tidak bergeser laksana bintang Utara.(” But i am constant as the northern star”,William Shakespeare,Julius Caesar,hal.61).Kata-kata Julius ini menegaskan sikapnya yang prinsipil yang tak dapat ditawar-tawar lagi,walaupun ia tahu,bahwa ia akan mati ditengah komplotan yang berencana itu.Ia mati dengan gagah berani sebagai satria yang perwira,dan namanya tercantum dalam sejarah dunia sebagai salah seorang yang telah melukis sejarah dunia.

Namun Nabi S.A.W jauh lebih besar dari Julius Caesar,karena misi Beliau berlainan dengan Julius,misi Julius dipengaruhi oleh nafsu angkara murka.Sedangkan misi Nabi S.A.W,suci tanpa dorongan hawa nafsu,karena itu keberanian Beliau adalah suci pula.Nabi S.A.W adalah pengagum keberanian yang suci-murni,Beliau adalah seorang Pemberani yang ikhlas karena Ilahi semata.Salah satu bukti ke-ikhlasan Beliau,Eropa bisa maju setelah dijamah Beliau.Beliau meminta pengikutnya untuk belajar kenegeri Cina,waktu itu peradaban Cina sudah maju.Beliau menghargai itu dengan menyuruh sahabatnya belajar ke Cina,ini bukti bahwa Beliau seorang Pemimpin yang rendah hati dan berjiwa besar,serta sangat menghargai “perbedaan”.

Pemimpin yang Rendah Hati dan Pemaaf.

Dalam riwayat lain disebutkan Nabi S.A.W diserahkan kunci kekayaan dunia oleh “Sang Rahasia Dibalik The Secret”.Kalau Beliau mau,Beliau bisa lebih kaya dibanding Nabi dan Raja Sulaiman.
Catatan:Nabi Sulaiman hidup dan Menjadi Raja atas Kehendak Sang Rahasia dibalik The Secret,pada masa itu ilmu sihir berkembang biak dalam masyakat Bani Israil (Yahudi),sehingga menimbulkan berbabagi macam ragam kekacauan dan kejahatan.Nabi Sulaiman diutus menjadi Raja dan mempunyai kekuatan yang melebihi segala ilmu sihir yang berkembang saat itu.Salah satu peristiwa terkenal waktu itu,dipindahkannya Istana Ratu Bilqis oleh Raja Sulaiman.

Tentang tertawanya Nabi S.A.W,Beliau menunjukan kegirangan hatinya dengan senyum.Bila Beliau berpaling,maka Beliau berpaling dengan seluruh Badannya.Bila Beliau berjalan,Beliau bergerak dengan gerakan tangkas.
Tentang kefasihan lisannya,Beliau mengetahui berbagai dialek Arab,sehingga Beliau dapat berbicara dengan setiap orang dengan mempergunakan bahasa(dialek) daerahnya masing2.Sehingga pembicaraan Beliau mudah dipahami oleh siapa saja yang mendengarnya.
Tentang Kesabaran dan Pemaafnya(Toleransi),dapat diketahui antara lain waktu Beliau berdakwa ke Thaif,dimana penduduknya memperlihatkan reaksi yang sadis kepada Beliau.Penduduk Thaif keluar beramai-ramai mengusir,mengejar dan memburu serta melemparinya dengan batu sehingga kakinya berlumuran darah.Beliau terpaksa menyembunyikan diri kesebuah kebun anggur.Waktu itulah Malaikat datang kepadanya menawarkan pertolongan dengan membalikkan bumi Thaif itu agar penduduknya yang durhaka itu menjadi binasa.Tawaran Malaikat itu ditolak oleh Nabi S.A.W,bahkan Beliau menadahkan tangan sambil berdo’a “Ya Allah,Berilah Petunjuk kaumku,karena mereka itu tidak mengetahui”.

Tentang kesederhanaan Nabi S.A.W dalam hal makan dan minum,seperti pengakuan Istri Beliau sendiri Sitti Aisyah r.a: “Tidak pernah perut Nabi penuh kekenyangan,dan apabila Beliau berada di rumah istrinya,Beliau tidak pernah meminta makanan kepada mereka,jika mereka menghidangkan makanan,Beliau terima,dan bila mereka memberi minum maka Beliau meminumnya.Mengenai tidur,Beliau pernah berkata “kedua mata saya bisa tidur,tetapi hati saya tidak”.
Beliau tinggal dirumahnya yang sangat sederhana sekali(disamping Masjid Madinah),kalau tidak dapat disebut gubuk.Beliau di Makamkan dirumahnya itu.Setelah terjadi perluasan Masjid itu kemudian beberapa kali,tampaklah kubur Beliau terletak ditengah Masjid Madinah.Beliaulah seorang ke Kepala Negara yang tak pernah tinggal di istana,tetapi tetap hidup sederhana ditengah masyarakatnya.

Beliau tidur diatas tikar kasar.Ketika sahabatnya melihat bekas-bekas goresan tikar kasar itu melekat dipunggung Beliau,menangislah Umar bin Khatthab dan dibandingkannya nasib Nabi S.A.W dengan Kisra di Persia dan Kaisar di Romawi yang tinggal di istana-istana mereka dengan segalah kemewahan dan kelezatan.Tetapi Beliau menegaskan kepada Umar,bahwa Beliau bangga dengan kesederhanaannya itu,dan Beliau berkata: “Aku dan Dunia tak ubahnya seperti musafir lalu,yang singgah melepaskan lelahnya sekejap dibawah sebuah pohon dan kemudian dia pergi melanjutkan perjalanannya”.

Tentang rendah hati,dapat dibuktikan,bahwa Beliau tidak mau dikultuskan orang.Ketika para sahabat berdiri menghormati kedatangannya maka Beliau menyuruh semuanya duduk dan Beliau berkata:” Jangan kamu berdiri menghormati kedatangan saya seperti halnya orang-orang Ajam,berdiri menghormati pembesar-pembesar mereka “.

Pemimpin yang memelihara sifat Malu.

Salah satu Pesan Nabi S.A.W yang terkenal adalah: “MALU itu adalah Bagian dari Iman”.

Kata-kata sederhana ini,justru terbukti manjur setelah 1400-an tahun kemudian.Seperti apa yang kita lihat sekarang ini,apa jadinya kalau “rasa malu” sudah hilang dari pribadi kita masing-masing?..rasa malu terhadap diri sendiri sudah hilang?..apa lagi malu terhadap Tuhannya.

Saat ini negeri kita,menjadi tontonan menarik,wakil rakyat dengan sangat elegan,tersenyum penuh kharisma dari balik terali besi “tahanan koruptor”..sangat elegan bahkan dengan pongahnya minta dilayani “peyempuan” (maaf jadi malu nulisnya)..anehnya para wakil kita ini seakan berlombah mempertontonkan kelebihan mereka kepada kita,kumpulan orang yang mereka wakili.Aneh bin ajaib,kita yang nonton aja malu..kok mereka malah senyum-senyum aja ya..🙂 hehe biasa “praduga tak bersalah jadi tameng”.

Coba kita lihat di Mall,di layar TV dsb..para wanita dengan bangganya mempertontonkan “lika liku laki laki” eh maaf maksud saya..bahasa tubuh,yang harusnya tidak perlu dipertontonkan juga orang sudah tau…nah kalau oda orang yang iseng men-colek(colenak=dicocol enak,hehe jadi ingat makanan khas Bandung) atau melototin aja..eh dengan PeDenya nyerocos “kampungan loe!”..lha yang kampungan itu kan orang yang norak..iya kan?…belum lagi bicara perselingkuhan,tukar pasangan dsb..ini sudah menjadi rahasia umum.

Nah..ada lagi yang terang-terangan mendukung “percampuran sejenis”(baca perkawinan)…trus “kumpul ama kebo”dsb..kalau diingatin malah seenaknya bilang..”eh ini jaman demokrasi woii”(baca jaman kebebasan)..lha kalau mau jujur tindakan “bebas” loe kan sudah menggangu “bebas”gue (ada orang yang merasa terganggu lho,kebo dibawa2 dalam kehidupan bertetangga,artinya dia merasa bebas kalau tidak ada kebo dilingkungannya)..dia juga boleh dong,bilang “kebebasan dia terganggu”..so,artinya kebebasan kita dibatasi oleh kebebasan orang lain.Intinya “dalam kebebasan” kita harus bisa menghargai kebebasan orang lain juga kan?..Karena kita semua punya hak bebas yang sama,ia kan?..

Coba kita lihat fenomena apa yang terjadi,di balik tragedi pembunuhan berantai yang dilakukan Ryan.Seperti yang dikutip dari Tabloid Nyata,edisi 1935- V,Juli 2008.Beberapa pekan terakhir.Masyarakat dikejutkan dengan pembunuhan yang disertai mutilasi.Penemuan mayat Heri Santoso yang dimutilasi di dekat Kebun Binatang Ragunan,Jakarta.Sabtu,12/7/2008  lalu,menyingkap tabir pembunuhan berantai oleh Very Idam Henyasyah alias Ryan.Siapa saja korban kekejian Ryan?..Kasus Ryan ini termasuk kasus langkah.Siapa saja pasti akan terhenyak melihat aksi pembunuh berdarah dingin ini.Ryan ternyata homoseksual(baca,doyan campur sesama jenis)..ada dugaan Ryan membunuh untuk menguras harta korbannya,karena Ryan ingin kelihatan punya kehidupan yang mewah (malu dikalahkan oleh gengsi/performa).Adakah pesan “Sang Rahasia di Balik The Secret” atas kasus Ryan ini?..wallahu’allam,hanya Allah yang tahu.

Tetapi adakah korelasi antara semua fenomena diatas dengan statement Nabi S.A.W diatas?..

Apakah Pesan Pemimpin Besar ini tidak beralasan?…apa akibatnya kalau “rasa malu” hilang dari sanubari kita?..Apa mungkin kehilangan “rasa malu” bisa menghancurkan Negara?..lha Negara digerogoti “para pengerat yang kehilangan rasa malu”kok..ambruk iye kalee.

Memilih Pemimpin Negara ternyata harus dilihat dari banyak aspek,Nabi S.A.W adalah sosok Pemimpin yang patut dicontoh.Karena Beliau Punya Kapasitas Pemimpin terbaik yang pernah ada dalam catatan sejarah dunia dan gaya kepimpinan Beliau “terbukti” tidak lekang dimakan jaman.

Sumber tulisan,Buku Deti-Detik Terakhir Kehidupan Rasullah,Oleh K.H.Firdaus A.N.Diterbitkan oleh PT BINA ILMU Surabaya,Cetakan IV 1979.Buku The Science of Getting Rich oleh Wallace D.Wattles.Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta,2007.Buku,Shorinji Kempo Indonesia.Tabloid Nyata dan Berbagai sumber.

Bandung,01 Agustus 2008.

6 Tanggapan to “Pemimpin Yang Gagah Berani,Percaya Diri,Cerdas,Namun Rendah Hati dan Memelihara Sifat Malu.”

  1. Pemimpin Yang Gagah Berani,Percaya Diri,Cerdas,Namun Rendah Hati dan Memelihara Sifat Malu. « BootCamp Community. Says:

    […] Baca Selengkapnya disini >> […]

  2. Machelle Baynham Says:

    Good report in addition to simple to help fully understand explanation. How do When i try obtaining permission to help publish component on the page around my approaching e-newsletter? Giving correct credit ratings to your account this article author in addition to hyperlink towards webpage would not become a dilemma.

  3. moron test android apk Says:

    Appreciate it for sharing Pemimpin Yang Gagah Berani,Percaya Diri,Cerdas,Namun Rendah Hati dan Memelihara Sifat Malu. BootCamp Community. with us keep update bro love your article about Pemimpin Yang Gagah Berani,Percaya Diri,Cerdas,Namun Rendah Hati dan Memelihara Sifat Malu. BootCamp Community. .

  4. farmville cheats Says:

    Regards for sharing Pemimpin Yang Gagah Berani,Percaya Diri,Cerdas,Namun Rendah Hati dan Memelihara Sifat Malu. BootCamp Community. with us keep update bro love your article about Pemimpin Yang Gagah Berani,Percaya Diri,Cerdas,Namun Rendah Hati dan Memelihara Sifat Malu. BootCamp Community. .

  5. hyips Says:

    Appreciate it for sharing Pemimpin Yang Gagah Berani,Percaya Diri,Cerdas,Namun Rendah Hati dan Memelihara Sifat Malu. BootCamp Community. with us keep update bro love your article about Pemimpin Yang Gagah Berani,Percaya Diri,Cerdas,Namun Rendah Hati dan Memelihara Sifat Malu. BootCamp Community. .

  6. Reza Says:

    good tulisan ini bagaikan obat herbal bagi para pemimpin kita
    ——
    Makasih Reza, itu Rasulullah S.A.W. Mohon maaf, itu coretan beberapa tahun lalu, agak berantakan. # FHs.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: