Posts Tagged ‘Dunia Bola’

Duhai,beban psikologis Timnas Indonesia.

Desember 27, 2010

Contoh Laser yang digunakan suporter Malaysia.

Postingan ini hanya merupakan jawaban dari doa seorang sahabat narablog, dikolom komentar dipostingan saya sebelumnya.

Menjadi pemenang tidak hanya sekedar “garang dilapangan” dan ini sudah ditunjukkan oleh bintang lapangan kita, Gonzales. Christian Gonzales sudah menunjukan mental juaranya dilapangan hijau (khususnya di bukit jalil) Gonzales tetap tajam, terkontrol (tidak terprovokasi), dan dia tetap rendah hati (tidak lata dengan eforia bola yang belakangan melanda kita).

Menjadi juara hanyalah efek, menjaga emosi (hawa nafsu) atau mental, diri kita sendirilah yang wajib. Inilah bekal “penting” yang ditinggal Rasulullah S.A.W untuk kita sebagai umatnya, melalui statement Beliau “musuh terbesarmu adalah hawa nafsumu sendiri”. Ketika kita tidak mampu mengontrol hawa nafsu kita sendiri dalam ‘permainan’ apapun, akan membuahkan efek ‘frustasi’ dan hasilnya tentu saja kekalahan.

Hikmah (pelajaran) kekalahan Timnas Indonesia di bukit jalil, jika dilihat dari sisi Politik, yang bisa diambil antara lain:

–  Kecurangan suporter Malaysia, mengarahkan sinar laser kemata pemain Timnas kita. Menunjukan “nafsu” berlebihan untuk mencapai kemenangan (hasil), dan Islam sangat melarang ini “janganlah berusaha menggapai hasil(kesuksesan)dengan cara-cara yang curang”, menghalalkan segala cara.Sebab kalau hasil itupun didapatkan, pasti hasilnya hanya sementara, tidak langgeng, tidak memberi efek jangka panjang. (more…)

Iklan

Go..Go..Timnas.

Desember 19, 2010

 

Kebangkitan Tim Garuda.

Go..Go..Timnas
kobarkan gelora merah keberanianmu
putih kesucian alam permata zamrud
berhampar permadani hijau kebiruan
dari kaki katulistiwa

Go..Go..Timnas
maklumatkan pada dunia
bahwa engkau ada
bahwa engkau segagah
kepakkan Garuda didadamu

Go..Go..Timnas
maha patih Gajah Mada
memintamu meneriakan
yel yel Garuda menggemah
di jagad bola Dunia

Go..Go..Timnas
mata Garuda mengawasimu
mengayomimu dengan kepakkan perkasanya
bebaskan hatimu, bebaskan jiwamu
bergerak lepas, selepas anak panah Gajah Mada
rasakan gemuruh ‘Sparta’ didadamu
never..never give up!.. by  =>