Posts Tagged ‘news’

Era Technology Informasi, good bye “basa-basi”.

April 8, 2011

Mr Gagap ๐Ÿ™‚

“Selamat tinggal basa-basi, selamat datang kejujuran”, ini adalah slogan yang tepat di era teknologi informasi ini.

Di zaman teknologi informasi, orang-orang yang gaptek seperti saya ๐Ÿ™‚ akan terkesan lucu, lugu dan menggemaskan ๐Ÿ˜€ tidak perlu jauh-jauh melihat ini, lihatlah situasi politik saat ini di negeri ini, mohon maaf kalau boleh dibilang gaya politik ini masih merupakan “stylenya” zaman baheula, indikasinya masih penuh intrik, penuh dendam kesumat, ketidak jujuran, penuh basa-basi, dan tujuannya sangat sempit yaitu KEKUASAAN, para pelakunya masih saja “tidak sadar” kalau zaman terus berubah, dan perubahan akan menggilas apapun dan siapapun, tidak perduli dengan politisi sekaliber Muamar Khadafi. Semuanya akan tergilas oleh perubahan.

Teknologi informasi adalah turunan dari era teknologi industri, yang kemudian menurunkan teknologi komputer, nah teknologi komputer inilah yang kemudian menelorkan teknologi informasi. Ketika bicara komputer sebagai komponen teknologi informasi, maka itu artinya selamat tinggal basa-basi. Karena komputer tidak mengenal basa-basi, contoh konkritnya adalah fenomena wikileaks,video lipsing you tube yang belakangan menghangat, termasuk mall/buku online (website, blog dsb) belum lagi jejaring sosial (social network)ย  FB, Twiter dsb..

Melihat perkembangan teknologi informasi ini, maka saya tidak heran kalau pelaku-pelaku politik sisa jaman baheula di negeri ini seperti tergagap-gagap ๐Ÿ™‚ selamat tinggal basa-basi , jadi ketika misalnya, perubahan meminta President Muamar Khadafi mundur dari jabatannya, itu berarti bukan permintaan basa-basi, dan lihat saja tindakan “bukan basa-basi ini”, Nato! silahkan bombardir istananya Muamar Khadafi. Tunjukan kalau perubahan bukan basa-basi. Masyarakat Dunia sudah jenuh dengan politik “haus kekuasaan” dan “basa-basi”.

Contoh berkarakter “bukan basa-basi” di negeri ini, seperti yang ditunjukan sineas muda berbakat Hanung Bramantyo, meski bukan dari kalangan politisi tetapi dia menunjukan bagaimana seharusnya berkata dan bertindak pada zaman teknologi informasi ini. Saya tidak melihat Hanung Bramantyo dari sisi “benar atau salah”, tetapi saya melihat dari keteguhan (konsistensi) dia mempertahankan pendapat-pendapatnya, dan keberanian dia mengakui kesalahannya kalau dia salah. Dia salah satu tipikal orang yang akan eksis di zaman teknologi informasi. Terlepas dari apapun kontroversi yang dibuatnya.

Melihat kegagapan politik di era teknologi informasi di negeri iniย  akhir-akhir ini, sebetulnya ada tips atau strategi untuk menghadapinya, agar politik dalam hal ini (politik penguasa) tidak dipermainkan oleh arus politik era teknologi informasi, tetapi (mohon maaf) ilmu ini tidak gratis, karena semua kita tahu, bahwa biaya pendidikan di negeri ini sangat mahal.

Jadi di era teknologi informasi ini, selamat tinggal “pembohongan” (basa-basi) dan selamat datang KEJUJURAN, kita semua sangat haus akan kejujuran, dan tindakan nyata yang bukan basa-basi.ย  =>

Iklan

Gaji Pejabat dan Kepekaan Nurani politik.

Januari 27, 2011

Sadarlah Wahai Pemerintah.

Menurut Guru Besar Ilmu Politik UI Maswadi Rauf, langkah pemerintah yang akan menaikan gaji 8.000 pejabat merupakan blunder. Maswadi kurang lebih menyatakan, Pak Yudhoyono mengeluh soal gaji, para menterinya langsung bertindak. Akan tetapi, kalau yang mengeluhkannya PNS dan guru honorer, tidak ada respon dari para menteri.

Wacana kenaikan gaji pejabat lebih banyak mempertontonkan ketidak adilan dan tidak mencerminkan kepekaan nurani politik para pejabat negara di tengah rakyatnya yang menderita. Bukankah selama ini pejabat negara selain memperoleh gaji, juga memperoleh berbagai tunjangan dan fasilitas negara?

Kenaikan gaji pejabat ditilik dari sisi waktu, juga tidak tepat. Ditengah bangsa ini didera berbagai kasus mafia yang diduga melibatkan para mafia di lingkungan pajak dan ‘oknum’ penegak hukum, skandal bank Century dan berbagai kasus lainnya, pemerintah malah berpikir dirinya sendiri, alih-alih memikirkan rakyat, pemerintah justru menjadi egois.

Wacana kenaikan gaji ini mengemuka ketika Presiden Yudhoyono menyatakan sudah 7 tahun tidak gaji. Selama ini, Presiden menerima gaji Rp 62 juta perbulan, dana taktis 2 milyar perbulan, serta berbagai fasilitas negara lainnya. (more…)

Dipersimpangan Arah(Opini Filosofi).

Desember 23, 2010

Titanic

Melihat arah “kapal besar kita” kemanakah kita menuju? ke negeri Antah Berantahkah? atau kenegeri “baldatun tayibatun wa Rabbun gafur?” (puncak kesuksesan Demokrasi). Melihat arah kita saat ini, sesungguhnya kita sedang berada dalam transisi (persimpangan) menuju ke “keburukan” (Antah Berantah) dan atau menuju ke Negeri yangย  sukses Demokrasinya.

Berbicara tentang Demokrasi yang sukses, tentu tidak akan lepas dari Penegakkan hukum yang jujur (transparan) dan berkeadilan. Bicara tentang hukum, mungkin kita harus melihat penegakkan hukum dinegeri kita saat ini. Apakah hukum kita sudah benar dan adil?..lantas apa akibatnya “bagi kita semua” kalau hukum kita tidak adil?

Melihat “akibat” dari hukum yang tidak adil, saya akan mencoba melihat dari sudut pandang Rasulullah S.A.W.Mohon maaf, saya melihat dari sisi ini karena di Negeri kita, Islam merupakan penduduk mayoritas, dan pelaku “ketidak adilan” bukan dari kalangan Islam ๐Ÿ™‚ *sambil clingak clinguk, garuk-garuk kepala* Astagafirullah hal adzim..

Apa akibatnya jika Hukum tidak adil?.. Rasulullah S.A.W bersabda: “Wahai manusia! Sesungguhnya yang membinasakan umat-umat sebelum kamu ialah, manakala seorang yangย  terhormat di antara mereka mencuri, maka mereka membiarkannya. Namun bila seorang yang lemah di antara mereka mencuri, maka mereka akan melaksanakan hukum hudud atasย  dirinya. Demi Allah, sekiranya Fatimah putri Muhammad mencuri,niscaya akan aku potong tangannya”. Hadits riwayat Aisyah ra. (Shahih Muslim No.3196) (more…)

Nuansa Sepekan (Opini).

November 28, 2010

Sri Sultan ke IX (Salah satu tokoh idola saya).

Beberapa pekan terakhir, cakrawala dunia di gelayuti isu-isu menarik.Seperti diantaranya,isu yang menimpa TKI/TKW kita,meski sebetulnya saya bukan orang yang bangga dengan adanya pengiriman tenaga kerja ini (dengan tidak mengurangi rasa empati saya terhadap saudara2 kita ini).Pengiriman tenaga kerja ini terasa seperti,eksploitasi tenaga manusia,sepertinya kita harus merubah paradigma kita tentang ini,ini sebetulnya bukan sesuatu yang membanggakan kita.Isu ini ada karena memang kesajahteraan kita masih kurang,dan banyak faktor penyebabnya salah satunya adalah karena ulah para koruptor,hingga menyebabkan negara menjadi kesulitan dalam hal menyediakan lapangan kerja didalam negeri.Saat ini “untuk kasus ini”sepertinya kita memang harus belajar dari Philipina.Dan penyelesaian kasus Sumiati cs,saya pikir kita harus berterima kasih kepada Gubernur Madinah (Saudi Arabia).Saya yakin dengan bantuan beliau,semua persoalan ini bisa teratasi dengan lebih adil.

Isu menarik lain,adalah memanasnya situasi di semenanjung Korea.Dalam kasus ini,jelas kita mengambil posisi netral,dengan mendukung Amerika dan China untuk menekan Korea Utara.China punya akses diplomasi dengan Korea Utara,mestinya ini bisa digunakan dengan baik oleh President Barack Obama ๐Ÿ™‚ sambil berpikir untuk memperpendek jadwal latihan perang bersama AS-Korsel.Perang bukan jalan keluar terbaik dalam masalah Korea ini,dan jika terjadi perang di semenanjung Korea,saya khawatir ini justru akan merugikan Amerika secara politis.

Selanjutnya isu menarik lain adalah gerakan menanam sejuta pohon oleh berbagai parpol di Jakarta.Nah kalau isu ini saya sependapat dengan parpol,memang bagusnya isu ini yang diintervesnsi secara politik ๐Ÿ™‚ sebab dijamin halal ๐Ÿ˜€ (more…)

Penaklukan Tanpa Tumpahan Darah (Soft Power).

November 8, 2010

Labaik Allahumma Labaik.

Tahun 628 M tepatnya tahun ke-8 hijrahnya Rasulullah ke Madina.Kekuatan Umat Muslim di bawah pimpinan Rasulullah di Madina sudah berkembang sangat kuat,hal ini sangat menghawatirkan bangsa Quraisy di Mekkah,yang dengan slogan propaganda mereka,mangatakan bahwa “Rasulullah tidak bisa kembali ke Mekkah untuk selama-lamanya”.

Dan pada kisaran tahun ini pula,Rasulullah mendapat perintah (wahyu) Allah,dalam surat Al-Fath 27: “Sungguh Allah akan memenuhi mimpi rasul-Nya dengan sebenar-benarnya, bahwa kamu pasti akan memasuki Masjid al-Haram insya Allah dengan aman. Kamu akan mencukur kepalamu atau menggunting rambut (merampungkan umrah) dengan tidak merasa takut. Dia mengetahui apa yang tidak kamu ketahui, dan Dia menjadikan selain itu kemenangan yang dekat”

Rasulullah sangat gembira dengan turunnya wahyu ini,sebab ini berarti Rasulullah dan pengikutnya bisa menunaikan ibadah haji,bisa kembali ke Mekkah tanah kelahiran beliau dan ini berarti kemenangan bagi umat Islam.Lebih jauh ini berarti penaklukan Mekkah yang waktu itu berada dalam kekuasaan bangsa Quraisy yang sangat memusuhi Rasulullah.

Rasulullah langsung mengumumkan berita gembira ini kepada seluruh kaum Muslim di Madina kala itu,dan di sambut dengan sangat gembira oleh para pengikutnya.Dengan turunnya berita gembira ini,membuat Rasulullah sangat yakin dengan kemenangan yang telah di janjikan Allah.Hingga beliau memerintahkan umatnya,agar dalam perjalanan ibadah haji ini dilakukan dengan “pedang dalam sarung” maksudnya tanpa pertumpahan darah atau peperangan.Dalam ribuan rombongan kaum Muslimin,Rasulullah membawa serta ratusan hewan untuk kurban. (more…)