Turunnya Tarif Telekomunikasi Terhadap Kehidupan Sosial dan Ekomomi Masyarakat Indonesia.


sitenabire021Teknologi Informasi khususnya Komunikasi Seluler pada kurun waktu 2004 sampai 2008 berkembang sangat signifikan.Menurut Ventura Elisawati,tahun 2008 pada triwulan ke tiga tercatat 143,8 juta pengguna ponsel (GSM+CDMA),naik 56% dibanding tahun 2007 yang hanya 92 juta pemakai,ini mencapai pertambahan peningkatan 50% dari pertambahan pemakai pada tahun  2006.

Sekitar tahun 1998 sampai 2003 teknologi ini masih bisa dibilang barang mahal,penggunanya masih terbatas dikalangan pengusaha menengah atas,para eksekutif BUMN atau pejabat-pejabat penting Pemerintahan.Inipun masih terbatas pada penggunaan voice (seperti layaknya telepon wireless tetapi dalam radius per area/wilayah).

Pada rentang waktu sampai ± tahun 2003 perusahan-perusahaan besar dan BUMN maupun kantor Pemerintahan masih menggunakan sistem komunikasi data berupa Radio Link(merod),telex maupun facsimile.Sekitar tahun 2003 pengguna (user) seluler mulai bergeser ke kalangan menengah
kebawah secara personal,ini terjadi karena harga produk seluler mulai terjangkau oleh berbagai kalangan sosial masyarakat,meskipun penggunaannya masih terbanyak ke pengguna voice.

Negara kita yang terdiri dari beribu pulau,kecil dan besar yang tersebar dari Sabang sampai Merauke,dari Timor sampai Miangas,merupakan lahan bisnis potensial bagi pengusaha di industri teknologi informasi.
Dengan di dukung sistem komunikasi satelit,komunikasi seluler saat ini sudah merambah hampir semua daerah terpencil di seluru Indonesia.Tidak heran ditengah perkebunan rakyat maupun dipertambangan tradisional,orang dengan mudahnya berkomunikasi antar ponsel dari pedalaman  Irian dengan orang yang berada di pedalaman Sumatera misalnya.

Ini merupakan lompatan kemajuan teknologi yang mengagumkan,tetapi disisi lain,dengan tingkat pendidikan dan pendapatan yang belum berimbang antara perkotaan dan pedesaan menjadikan teknologi seluler disatu sisi (perkotaan) menjadi semacam kebutuhan,artinya seluler sangat membantu berbagai aktifitas masyarakat perkotaan . Disisi lain (dipedesaan) seluler masih merupakan barang mewah,penggunaannya masih terbatas pada keperluan pengawasan anak sekolah,yang sekolah diperkotaan antar pulau misalnya.Meski ada sebagian kecil masyarakat pedesaan yang menggunakan teknologi ini sebagai sarana komunikasi bisnis,tetapi penggunaannya masih belum sekompleks penggunaan masyarakat perkotaan.

Di Era Awal Teknologi Informasi sekarang ini,Industri Seluler seperti BERADA dalam DUA  (bahkan TIGA) Peradaban.

Dengan kemajuan teknologi ini disatu sisi sangat membantu dalam pertukaran informasi,seperti misalnya diperkotaan orang dengan mudahnya mengakses internet (world wide web) via ponselnya.Tetapi secara bersamaan dipedesaan bahkan orang masih dalam tahap mempelajari penggunaan ponsel.Orang dipedesaan belum lagi mengerti penggunaan ponsel,tiba-tiba masuk iklan sms (short massage service)misalnya.Bayangkan ketika Anda berada di puncak peggunungan Paniai Papua misalnya,trus ponsel Anda berdering menandakan adanya sms yang masuk,ketika Anda baca ternyata sms iklan tentang konser musik “pemusik mancanegara” yang akan diadakan di Senayan (misalnya).Kalau Anda seorang dari Jakarta yang kebetulan berada ditengah hutan pegunungan Paniai,tentu Anda hanya tersenyum,dan pikiran “emang gue pikirin” berkelebat dibenak Anda.Tetapi bagaimana kalau sms ini masuk ke ponselnya orang lokal yang kebetulan hari itu hari pertama dia beli ponsel?..ditengah hutan,dipuncak pegunungan berkabut,berteman dengan gemericik bunyi air mengalir yang berbenturan dengan bebatuan,bersahutan dengan kicauan aneka burung,belum lagi puas mengagumi benda mungil ditangan tiba-tiba ada mahkluk aneh datang menyusup diponselnya..mancanegara?..senayan?..what is?..

Fenomena tarif murah Industri Telekomunikasi khususnya Komunikasi Selular,disatu sisi sangat membantu kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,dengan mulai diliriknya sektor ekonomi riil sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan,dalam kaitannya dengan usaha Pemerintah meminimalisir dampak krisis ekomoni global saat ini,masyarakat (dalam hal ini sebagai pasar industri seluler) mulai melihat pentingnya membangun jejaring sosial (social networking) didalam negeri yang terdiri dari ribuan pulau ini.Tren ini membutuhkan dukungan perangkat (equipment) komunikasi yang murah dan handal.

Melihat persaingan harga antar operator seluler saat ini,mungkin benar tarif (pulsa) telekomunikasi seluler menjadi lebih murah.Tetapi ini hanya terjadi pada penggunaan voice/CDMA,tentu saja penggunanya menjadi pihak yang diuntungkan.Dikala mulai terjadi pergeseran pemakaian ke jaringan GSM,dimana user membutuhkan keakuratan data dengan ditandai hadirnya ponsel canggih dengan beragam fitur berteknologi tinggi.Saat inilah para operator seluler mulai memikirkan pembenahan infrastrukturnya karena komunikasi data jelas membutuhkan bandwith (ruang hilir mudiknya data) yang lebih memadai.

Ditengah tekanan krisis ekonomi global yang diperkirakan justru puncaknya akan terjadi ditahun 2009 sampai 2010 mendatang,industri komunikasi seluler semakin dituntut kemampuannya menjawab tantangan ini.Terlebih,saat ini Negara kita sedang dalam periode transisi menuju era informasi.

Masa transisi ini telah membentuk tiga kategori pasar komunikasi seluler,kategori pertama: Masyarakat yang sudah melek teknologi (sudah siap berada di era informasi),kategori kedua:Masyarakat era industri,dan kategori ketiga:Masyarakat yang masih berada di era agraris.Dengan melihat kenyataan ini,para operator seluler hendaknya tidak hanya melihat dari sisi bisnis,tetapi juga mampu menciptakan produk (barang/jasa) yang tidak hanya murah tetapi juga user friendly dan educatif.Semoga.Klik disini>> untuk kembali kehome page blog ini.Terima kasih.

Bandung,27 Desember 2008.

5 Tanggapan to “Turunnya Tarif Telekomunikasi Terhadap Kehidupan Sosial dan Ekomomi Masyarakat Indonesia.”

  1. african american romance novels Says:

    I do not even know the way I finished up here, however I thought this publish was great. I do not recognize who you’re however certainly you are going to a well-known blogger when you are not already😉 Cheers!

  2. affiliate marketing Says:

    Thanks a lot for sharing this with all of us you really know what you are talking about! Bookmarked. Kindly also visit my web site =). We could have a link exchange agreement between us!

  3. minecraft skins Says:

    I agree with your Turunnya Tarif Telekomunikasi Terhadap Kehidupan Sosial dan Ekomomi Masyarakat Indonesia. BootCamp Community., excellent post.

  4. independent living for seniors Says:

    Hiya, I am really glad I’ve found this info. Today bloggers publish just about gossips and net and this is actually annoying. A good web site with exciting content, that is what I need. Thank you for keeping this web-site, I will be visiting it. Do you do newsletters? Can’t find it.

  5. minecraft skins Says:

    An unputdownable speech is couturier observe. I think that you should pen statesman on this theme, it might not be a sacred soul but mostly group are not sufficiency to mouth on such topics. To the next. Cheers like your Turunnya Tarif Telekomunikasi Terhadap Kehidupan Sosial dan Ekomomi Masyarakat Indonesia. BootCamp Community..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: