Melirik para Jurkamnya TvOne.

Juli 1, 2009 by Farid Hs
Number 2 Memang Beda.

Number 2 Memang Beda.

TvOne sebagai media elektronik memang sangat konsisten mengusung slogannya “Memang Beda”. Dan salah satu terobosan program acaranya yang berbeda adalah menempatkan personilnya sebagai juru kampanye.

Dan saya sengaja menyoroti tim jurkam ini, dengan cara berbeda pula. Sengaja saya memberi topik “Melirik” bukan “mengulas” biasalah cari aman :) *kalem*

Seperti sering kita saksikan bersama, jurkamnya: Number 1, Muhammad Rizky..sangat konsisten dan profesional membela number 1. Muhammad Rizky dengan gagah berani dan profesional mengawal visi dan misinya number 1. Pokoknya number 1 diserang, langkahi dulu Muhammad Rizky, hmm luar biasa :)

Nah jurkam berikutnya, jurkam number 2, Tina Thalisa yang tidak kalah gegap gempitanya :)   dan tentu saja tidak mau kalah profesionalnya. Berdiri bertarung all out membela dan memperjuangkan visi misinya number 2. Dengan gaya khasnya sebagai wartawan dan presenter handal, Tina Thalisa (cs)  mampu menguasai visi misinya number 2 dengan baik, kemudian menyampaikan maupun meng-counter serangan balik lawan-lawan jurkamnya.

Rahma Sarita, yang mengawaki number 3. Tidak mau kalah serunya dengan jurkam-jurkam lainnya.Pokoke number 3 paling oke..wah dahsat. Pokoke..pokoke profesional yang lebih penting. Terkadang terlihat Rahma Sarita tidak mau kalah narsis :(   * dibekep*  sama jurkam-jurkam lainnya. Haha…

Lepas dari apapun visi dan misinya ke tiga “number” ini,  saya melihat ke-tiga jurkamnya tvone ini..punya visi dan misi yang sama yaitu profesionalisme pers. Lha trus visi dan misinya ke-tiga number kemana dong? :) pokoke ..pokoke inilah profesionalisme :)

Ke-tiga jurkamnya tvone ini, tidak kalah garang dan tajam dengan para politisi yang sedang bertarung. Hingga para politisi merasa nyaman dan sangat terbantu oleh ke-tiga jurkam ini. Pokoke..visi dan misi boleh beda..tetapi profesionalisme harus..pokoke tvone memang beda.

Dan sebagai blogger saya pun tidak mau ketinggalan dengan moment (konten) ini  :)   tvone memang beda.

Melongok Potensi Daerah Nyiur Melambai.

Juni 23, 2009 by Farid Hs
Nuansa Nyiur Melambai (Manado Hotel File).

Nuansa Nyiur Melambai (Manado Hotel File).

Sulawesi Utara yang dikenal dengan daerah penghasil kopra (kelapa cukil yang dikeringkan),selain penghasil cengkih, vaneli dan pala. Tidak heran kalau Sulawesi Utara lebih dikenal dengan sebutan daerah Nyiur Melambai, ini lebih disebabkan banyaknya pohon kelapa (nyiur) yang ditanam (hidup) di daerah ini.

Ketika bepergian melewati daerah ini, baik melalui darat,laut atau udara yang terlihat hamparan pohon kelapa, yang daunnya melambai-lambai dipermainkan angin. Sepanjang jalan ketika melewati daerah ini, pemandangan ini akan selalu menari dipelupuk mata, saking banyaknya pohon kelapa di daerah ini. Pemandangan ini kurang lebih sama dengan pemandangan ketika kita melewati puncak Bogor, pemandangan yang terlihat hamparan perkebunan teh yang hijau, yang tentu saja sangat menyejukan pandangan mata.

Berbicara mengenai kelapa, tentu saja komoditi ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Kelapa dilihat dari segi manfaat, tidak ada yang terbuang atau semuanya terpakai. Coba kita lihat manfaat dari pohon kelapa ini:

# Daun Kelapa:

Daun kelapa yang masih muda seperti yang kita tahu digunakan untuk janur,kulit ketupat,dan bagi sebagian penduduk dipedesaan daun kelapa yang sudah tua sering digunakan untuk atap rumah temporer ( atau dikenal seperti SAUNG kalau di daerah Jawa Barat),dan untuk berbagai keperluan lain.

# Buah kelapa.

# 1.Kulit buah kelapa.
Kulit buah kelapa kering menjadi bahan baku untuk karpet, keset dsb. Di daerah pedesaan yang masih menggunakan kayu bakar untuk keperluan masak memasak,kulit buah kelapa kering digunakan sebagai pengganti kayu bakar.

# 2.Air buah kelapa.
Seperti kita tahu,air kelapa muda (kalau di Jawa dikenal dengan DEGAN), selain bisa diminum langsung juga sudah diolah dalam bentuk kemasan, saat ini produk-produk air kelapa ini sudah banyak dijumpai di supermarket-supermarket.

# 3. Daging buah kelapa.
Selain diambil santannya (saat ini sudah banyak dalam bentuk kemasan),juga menjadi bahan mentah untuk mentega,minyak goreng,virgin coconut oil, bahkan untuk bahan baku sabun dsb.

Nah..kalau di Sulawesi Utara, Maluku dan sekitarnya yang lebih dikenal sebagai daerah penghasil kelapa. Permintaan daging kelapa ini menjadi sangat besar, untuk itu didaerah ini daging kelapa ini dikelolah (dicukil) setelah itu dikeringkan dengan cara menjemurnya ditengah terik sinar matahari atau “yang dalam jumlah besar” di asap (dibuat semacam tempat pengasapan daging kelapa) sampai menjadi daging kelapa kering..atau yang lebih dikenal dengan sebutan KOPRA. Dan kopra inilah yang siap didistibusikan ke pabrik-pabrik pengolahan untuk dikelolah menjadi “sesuai kebutuhan”  masyarakat modern/perkotaan.

# 4.Tempurung buah kelapa.
Tempurung buah kelapa ini biasanya menjadi bahan mentah karbon,untuk batu battery dan sebagainya.Kalau di masyarakat perkotaan sering digunakan untuk membakar sate dsb,atau sering juga dibuat semacam handicraft kalau di Bali.

# Getah kelapa.
Getah kelapa ini kalau di daerah Jawa sering di olah menjadi gula aren (kalau di daerah Sulawesi dan sekitarnya lebih dikenal dengan sebutan Gula Merah). Tetapi di daerah Sulawesi Utara dan sekitarnya getah kelapa ini masih jarang dikelolah, untuk bahan baku gula aren biasanya diolah dari pohon aren (enau).

# Pohon kelapa.
Pohon kelapa yang tidak produktif lagi,sering diolah menjadi balok atau papan untuk keperluan bangunan.Saat ini seiring dengan semakin gundulnya hutan kita, membuat permintaan (pasar) bahan bangunan dari pohon kelapa ini menjadi semakin meningkat. Bahan bangunan dari pohon kelapa ini tidak kalah menarik dengan bahan dari pohon jati. Saat ini bahan dari pohon kelapa ini sudah mulai dieksport ke LN.

# Akar pohon kelapa.
Akar kelapa ini berbentuk serabut,konon menurut beberapa penelitian akar kelapa ini bisa diolah menjadi ramuan obat-obatan. Meski belum diketahui untuk keperluan penyakit apa saja ramuan ini digunakan. Tetapi bisa saja penelitian ini masih berlanjut.

Akar Kelapa (Bonsai kelapa,kreasi sendiri).

Melihat berbagai manfaat dari pohon kelapa ini, baik dari tingkat masyarakat pedesaan hingga masyarakat modern, sepertinya tidak berlebihan kalau petani kelapa tidak dibiarkan mencari jalan keluarnya sendiri atas kesulitan-kesulitannya terutama dalam hal pemasaran.Sebab saat ini masih terlihat ditingkat petani harga komoditi ini masih dipermainkan oleh para tengkulak.

Hal ini membuat para petani kelapa semakin menjerit, terlebih dengan fluktuasi harga yang cenderung belum stabil saat ini.

Keluhan ini bisa dilihat dari keluhan para petani kelapa yang saya kutip dari Tribun Manado yang terbit tanggal 12 Juni 2009, dibawah ini:

Dengan Topik: Petani Kewalahan Bayar Pekerja.

BITUNG,TRIBUN – Harga kopra di pasaran khususnya pedagang pengumpul, anjlok hingga Rp 3.800 per kilogram. Padahal beberapa hari lalu, harga kopra masih berkisar antara Rp 4.100 sampai Rp 4.400 per kilogram.

Anjloknya harga kopra ini, membuat petani kelapa semakin kewalahan membiayai perawatan pohon kelapa. Seperti yang dialami Theo Rumbagan (60), petani kelapa Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari. “Kalau harga sudah begitu, akan semakin berat, sementara para tanaga kerja tidak mau menurunkan harga sewa jasanya walaupun satu rupiah,” kata Theo saat ditemui dirumahnya, Kamis (11/6).

Bila harga kopra yang semakin turun, keadaan para petani kelapa akan semakin susah. Akibatnya tidak mampu lagi membayar para pekerja sehingga dalam memproduksi kelapa, para petani kesulitan.

Hal yang sama diungkapkan Samuel Papia (40), warga Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan. “Harga kopra yang Rp 4.400 per kilogram saja kami sudah susah, apalagi dengan harga Rp 3.800. Para tukang yang panjat itu tak mau menurunkan harga sewa jasanya,” ucap Samuel.

Berbeda dengan Sony Massie, warga Kelurahan Wangurer Barat Lingkungan VI, Kecamatan Madidir. Dia mengatakan, harga kopra dari pengumpul kopra Rp 3800 per kilogram, karena sesuai dengan harga minyak dunia.

“Tapi kalau langsung ke pabrik harga kopra per kilogram masih berkisar Rp 4.100 hingga Rp 4.200. Di tingkat pabrikan masih standar kalau harga di tingkat lokal mudah sekali berpengaruh terhadap harga minyak dunia,” ujar Sony.(def).

Facebook dalam sorotan.

Mei 26, 2009 by Farid Hs

Facebook sarana Jejaring Sosial.

Facebook sarana Jejaring Sosial.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Prof H Asywadie Syukur Lc berpendapat, keberadaan Facebook (salah satu sarana komunikasi lewat dunia maya) bisa haram dan tidak.

“Kita tidak bisa memfatwakan Facebook itu haram atau sebaliknya, kecuali melihat kontekstualnya,” kata alumnus Universitas Al Azhar Kairo Mesir itu.  (Sumber Kompas.com 24 Mei 2009).

Saya “pribadi” lebih setuju dengan pernyataan ini, lagi pula facebook hanya salah satu media (on line) di internet yang sering digunakan dalam jejaring sosial saat ini. Kita tahu selain facebook, masih banyak lagi media lain di internet seperti friendster,YM,blog,website dsb yang sering digunakan untuk sharing (Silaturahim) di internet.

Kalau facebook di haramkan trus bagaimana dengan media lain?..toh kesalahan penggunaan tidak hanya di facebook. Facebook sebetulnya hanya menang trend saja, tetapi sebetulnya banyak media atau fasilitas lain yang justru lebih berbahaya.

Usaha mengharamkan facebook justru hanya akan membuatnya semakin populer, karena justru memancing keingin tahuan banyak orang. Akibatnya jumlah pencarian di search engine (internet) semakin meningkat. Karena search engine menggunakan semacam robot (software) hingga membuat konten ini (facebook) semakin penting di mata search engine dan akibatnya konten (facebook) semakin terindex teratas dalam setiap pencarian.

Robot search engine ini tidak perduli,bahwa facebook ini dilarang atau tidak. Pokoknya dia hanya menganggap facebook itu banyak pencarinya. Dan dia dengan sangat cepat dan setia menyajikan informasi yang dicari diinternet. Hmm..robot yang aneh :)

Jadi lebih baik memberikan pengertian-pengertian yang positif saja kepada pemakainya,terlebih pemakai yang masih belia.Karena facebook tidak terlepas dari kemajuan pesat teknologi informasi saat ini. Dan teknologi ini sangat dinamis sulit dibendung.

Melihat penyalahgunaan,konten-konten yang dilarang atau yang bersifat sara diinternet, sebetulnya bisa dilakukan pendekatan dengan penyedia layanan ini. Seperti beberapa waktu lalu, saat terjadi peredaran kasus fitnah komik nabi di internet. Alhamdulilah setelah dilakukan pendekatan-pendekatan, akhirnya konten-konten tentang ini dihapuskan (di delete) oleh penyedia blog gratis di internet. Dan Alhamdulillah kita bisa bernafas lega.Back to home page?..

Kebersamaan Kunci Kemenangan.

Mei 20, 2009 by Farid Hs

GilaBola.Com File.

GilaBola.Com File.

Pelatih Spanyol Luis Aragones katakan keberhasilan Spanyol menjadi juara Piala Eropa dengan mengalahkan Jerman 1-0 melalui gol Fernando Torres pada menit ke-33, Senin (30/6) dinihari karena mereka bermain kompak. Semua pemain melebur menjadi sebuah tim yang solid.

Keberhasilan Spanyol bukan semata-mata perfoma pemain, tetapi juga kebersamaan dan kekompakan pemain dan pelatih. “Pelatih seperti salah satu pemain kami. Dia seperti seorang ayah,” kata pahlawan Spanyol ini. Seperti dikutip dari gilabola.com

@ Kebersamaan Kunci Kemenangan.

Bola Politik (Analisa Rakyat).

Mei 13, 2009 by Farid Hs

Pesta Demokrasi.

Pesta Demokrasi.

Melihat dinamika politik menjelang PilPres saat ini menjadi menarik untuk dicermati. Partai Demokrat yang menjadi primadona dalam kompetisi   kali    ini :) memainkan strategi politiknya dengan cemerlang, meski membuat para partner koalisinya menjadi harap-harap gemas (ups..harap-harap cemas maksud saya) :)

Kalau menurut saya (yang awam ini) ujung-ujungnya rakyat juga yang diuntungkan. Kali ini rakyat boleh GR, tapi GRnya jangan kebanyakan (simpan sebagian buat cadangan) :)

Kenapa rakyat diuntungkan?..nah ini dia alasannya:

# Partai Demokrat membangun komunikasi politik dengan PDIP, sepertinya sih ini untuk koalisi jangka panjang. Jadi bukan untuk koalisi PilPres, artinya lebih ke kerja sama di parlemen nantinya.

# Saat bersamaan Demokrat melempar bola ke publik, bahwa Pak Budiono akan menjadi Cawappresnya Pak SBY. Kalau yang ini sih semacam umpan ke rakyat untuk melihat apa sih yang menjadi maunya rakyat?

# Secara bersamaan pula Pak Budiono, melontarkan pernyataan (kalau tidak salah) Beliau bilang, “Saya ini bukan politisi, Saya seorang praktisi (ekonom), akan lebih efektif kalau Saya bekerja lebih spesifik di pembenahan ekonomi”.

# Ditempat terpisah salah seorang petinggi Partai Demokrat Pak Ahmad Mubarok, melontarkan statement “Cawapresnya Pak SBY belum bocor ke publik”. Jujur, ane juga bingung :) sepertinya Pak Ahmad Mubarok bisa mengintip isi kantongnya Pak SBY.   :)

# Petinggi partai Demokrat lainnya Pak Andi Malarangeng, memberikan gambaran bahwa “Cawapres dilihat dari berbagai sudut pandang, termasuk dari berbagai hasil survei independent yang berkembang di masyarakat saat ini”. Trus kemudian dalam kesempatan terpisah Pak Andi Malarangeng juga melontarkan statement “Cawapresnya Pak SBY, bukan di ajukan partai politik”.  Kayaknya sih..rakyat boleh juga nih mengajukan Cawapres keinginan rakyat, meski yang di ajukan dari kalangan parpol juga. Ehmm..demokrasi yang cantik.. :)

# Kalau melihat perkembangan politik saat ini, sepertinya sih rakyat tidak melihat suku lagi. Yang dilihat justru kolaborasi Putra Terbaik Bangsa, tidak peduli dari suku mana yang terpenting Putra-Putra Terbaik Indonesia, itu yang akan di usung jadi Presiden dan Wakil Presiden nantinya.  :)

Melihat dinamika politik yang dimainkan partai Demokrat ini, wajar sih kalau ke empat partai calon koalisi Demokrat jadi rada ketar ketir, tapi ketar ketirnya jangan berlebihan :)   Lihat saja dulu kejutan yang akan dibuat partai Demokrat tanggal 15 Mei 2009 nanti.  Sebagai rakyat kita harus menghormati keputusan Pak SBY untuk memilih wakil Beliau.

Di sisi lain pencalonan Pak Jusuf Kalla dan Pak Wiranto, dalam kompetisi Pilpres akan datang semakin solid memperkenalkan visi dan misi keduanya ke tingkat grass root. Ini merupakan terobosan yang bijaksana. Nah PDIP nih belum kebaca arah koalisinya untuk Pilpres, tampaknya kita nunggu kejutan PDIP juga nih :)

(Ini hanya sekedar analisa rakyat, benar atau tidaknya Walahu’alam bisyawab)  :)   back to top?

@ Bola Politik (Analisa Rakyat).

Ketika Cinta Bertasbih (KCB).

Mei 8, 2009 by Farid Hs

DetikHot File.

DetikHot File.

Hmm..tidak sabar lagi rasanya menunggu Film ini beredar. Novelnya sih sudah dibaca berulang kali  :)   Novel karangan Habiburahman El Shirazy ini memang patut dibanggakan dan mengandung banyak hikmah disana.

Novel ini menceritakan seorang mahasiswa Indonesia bernama Abdullah Khairul Azzam yang datang jauh-jauh dari pelosok desa di pulau Jawa untuk melanjutkan studinya di Mesir. Azzam berasal dari keluarga yang pas-pasan dan memiliki beberapa adik yang harus dibiayainya. Dengan keikhlasan hati ia harus berkorban dengan menjadi penjual bakso dan pembuat tempe.

Semoga cerita dalam film Ketika Cinta Bertasbih ini, bisa mendekati fantasi sesuai alur cerita dan karakter para tokoh dalam novel seperti yang tergambar dalam benak pengarangnya.

Seperti dikutip dari detik.com , Film Ketika Cinta Bertasbih (KCB) siap edar diseluruh bioskop di Indonesia bulan Juni mendatang. Semoga film ini bisa mengangkat citra perfilman Indonesia.  (klick) disini utk kembali ke home page blog ini.

@ Ketika Cinta Bertasbih (KCB).

Sportif.

April 29, 2009 by Farid Hs

Sportif :)

Sportif :)

Sportif bisa berarti sikap atau karakter seseorang, kalau dalam karakter seseorang bisa dijumpai sikap sportif biasanya akan memberi kenyamanan bagi orang lain yang menjalin komunikasi atau hubungan dengan orang tersebut. Artinya pembicaraan orang tersebut dapat dipegang (diandalkan). Untuk melihat seseorang sportif atau tidak biasanya dilihat dari kesesuaian perkataan dan tindakan orang tersebut.Selengkapnya >>

@ Sportif.

Pembelajaran Politik Yang Indah Oleh Tiga Tokoh Negarawan.

April 23, 2009 by Farid Hs

Demokrasi.

Demokrasi.

Melihat perkembangan politik saat ini, terlihat ada signal politik yang baik yang diperlihatkan para Negarawan kita. Dan ini sangat positif mengingat Negara kita saat ini dalam posisi transisi menuju kebangkitan yang ke-Dua (Semoga).

Dalam konteks ini, saya hanya melihat 3 Tokoh :

# Tokoh pertama adalah Bpk Yusuf Kalla.

Menurut saya (sbg orang awam), bahwa Bpk Yusuf Kalla yang saat ini menjabat sebagai Wapres sekaligus Ketua Umum Parpol papan atas. Menunjukan kapasitas Beliau sebagai seorang Negarawan, dalam perkembangan politik saat ini Beliau tidak bertindak dalam skala yang sempit, dalam arti golongan atau Partai tetapi lebih jauh kepada kepentingan Bangsa dan Negara.

Statement Beliau “Lebih cepat lebih baik” (menurut saya) mempunyai pengertian yang luas, bahwa lebih cepat lebih baik dalam konteks perbaikan atau pembangunan disegala bidang kenegaraan. Jadi tidak dalam konteks personal apalagi kepentingan parpol. Mungkin saat ini, Beliau dalam posisi siap menang sekaligus siap kalah dalam kaintanya dengan Pilpres yang akan datang. Beliau sadar betul bahwa Parpol yang Beliau pimpin saat ini tidak dalam performa yang terbaik. Secara interen terlihat memang parpol ini dalam kondisi krisis kepercayaan diri, tetapi dengan pengalaman yang panjang dan kematangan politik para petingginya, saya yakin parpol ini bisa keluar dari krisis interen ini.

Menurut saya, saat ini Bpk Yusuf Kalla tidak mempersoalkan apakah nanti Beliau dalam Pemerintahan atau tidak, tetapi lebih kepada pembangunan Negara. Jadi siapapun yang terpilih akan Beliau dukung, baik Beliau didalam Pemerintahan maupun sebagai oposisi. Artinya jika Beliau harus mengambil keputusan untuk menjadi oposisi, Beliau tetap menjadi oposisi yang baik dalam artian selalu memberi masukan yang baik dan memberi pengawasan yang membangun untuk pemerintahan “siapapun yang terpilih” dalam Pilpres yang akan datang. Dan posisi ini tidak kalah penting dalam fungsinya mengontrol jalannya pemerintahan.

# Tokoh kedua adalah Bpk Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebagai Tokoh yang memimpin Parpol yang sudah terlihat unggul dari parpol lain. Terlebih dengan jabatan Beliau saat ini sebagai Presiden, Beliau tetap memperlihatkan kehalusan hati Beliau sebagai seorang Pemimpin yang rendah hati.

Beliau bertindak sangat cepat dalam menanggapi setiap isu yang muncul tetapi itu dilakukan dengan cermat dalam pertimbangan kenegaraan bukan dalam kepentingan parpol, sekalipun Beliau Ketua Dewan Pembina dalam salah satu parpol papan atas saat ini. Disini Beliau menunjukan kapasitas Beliau sebagai seorang Politisi Negarawan, yang demokratis dan tetap menjujung tinggi kebersamaan.

# Tokoh ketiga yaitu Mantan Presiden RI, Bpk B.J.Habibie.

Sebagai seorang Negarawan Bpk B.J.Habibie tetap memperlihatkan kecintaan Beliau terhadap Negeri yang pernah Beliau Pimpin ini. Dalam talk show Beliau di media (TvOne) belum ini. Beliau memberi isyarat bahwa Kepentingan Negara harus tetap diletakkan diatas kepentingan pribadi,golongan apalagi kepentingan Parpol.

Beliau sempat mengulas tentang Golongan Karya yang pernah Beliau pimpin. Menurut Beliau, Golongan Karya waktu itu adalah wadah atau organisasi tempat berkumpulnya para individu atau Golongan Yang ingin Berkarya. Jadi konteks golongan karya saat Beliau pimpin berbeda dengan golongan karya saat ini.

Dari tulisan singkat ini, dapat diambil kesimpulan bahwa ketiga Tokoh ini mempunyai kesamaan pandangan bahwa “Kepentingan Negara harus didahulukan”. Melihat perkembangan politik saat ini, kita patut bersyukur bahwa ditengah kita masih hadir para Tokoh Negarawan ini, saat Negara kita dalam posisi transisi yang tentu saja sangat riskan dilihat dari berbagai sudut.(Tulisan ini hanya menurut analisa saya yang awam ini, tentu saja Pikiran yang susungguhnya ada di masing-masing Tokoh ini).

Kembali ke hal atas blog ini? >>

Sisi Kehidupan Lain Yang “Meringis” Terlupakan Saat Sang Wakil Terhormatnya Terlelap Dalam Pelukan “kotor duniawi”.

April 21, 2009 by Farid Hs

Wahai Wakil Rakyat.

Wahai Wakil Rakyat.

Pagi ini.. saat asyik berselancar diberanda Masjid ini. Sekonyong-konyong dua anak gelandangan melewatiku dengan cueknya, bertelanjang kaki, bertelanjang dada..”Hmm apa mereka ga kedinginan?.. berselancar dikedinginan pagi ini?..”  Akh.. lagi-lagi pikiran usil ini ga bisa diajak kompromi “kehidupan anak jalanan” meluncur tak terduga mengalir dalam peselancaran pagi ini.

Saudara-saudara dekilku..hanya tulisan pendek ini yang bisa aku lakukan untukmu.

Tulisan Ini didedikasikan kepada anak-anak jalanan, juga untuk mengkampanyekan tumbuhnya empati masyarakat terhadap anak jalanan agar ada keterlibatan konkrit berbagai pihak melalui berbagai kegiatan untuk perubahan. Bagi para guru, volunteer, pemerintah, LSM segeralah bergegas turun ke jalanan, bertemu anak-anak jalanan untuk melakukan perubahan!!! Anak-anak jalanan harus hidup layak dengan pendidikan yang memadai.  Anak jalanan masih berpeluang untuk mengubah nasibnya melalui belajar; karena itu mereka membutuhkan bantuan kita! It’s time to action!!  Selengkapnya >> or back to home?..

@ Fenomena anak Jalanan.

Kinerja IT KPU.

April 16, 2009 by Farid Hs

Istana + Hotel November Pertama :)

Istana + Hotel November Pertama :)

Melihat kinerja IT KPU, sepertinya team IT KPU belum siap dengan koneksi jaringan IT yang baik. Jaringan (network) yang establish belum tentu bisa menjamin jaringan tidak down (over load) saat dilewati data dari seluruh Indonesia,secara bersamaan. Dalam perhelatan akbar seperti Pemilu harusnya perencanaan atau instalasi TI-nya tidak asal jadi.  Seyakin apapun, tentang performance jaringan atau suport system yang dibangun, tetapi untuk mensuport acara besar seperti Pemilu harusnya tetap disediakan jaringan back up, untuk mengantisipasi kendala-kendala yang mungkin terjadi.

(Mohon Maaf) Secara teknis saya tidak mengerti routing yang dipakai, tetapi kalau melihat secara umum sebetulnya PC KPU tidak hank dan koneksi WAN normal, buktinya para operator komputernya masih bisa meng-akses internet (face book  dsb). Sepertinya  ini aneh, kok justru koneksi WAN yang diutamakan?..koneksi ke internet harusnya tidak perlu.
Bukankah dengan terkoneksi ke internet justru rentan dengan gangguan-gangguan pihak lain?..seperti gangguan hacker
misalnya. Kenapa tidak di isolir saja, dibuat Local Area Network (LAN) khusus untuk jaringan KPU seluruh Indonesia saja?..

Kalau koneksitas jaringan kesemua remote (daerah) terputus (network time out) ini kemungkinan yang hank di server
Jakartanya, atau kemungkinan justru link komunikasinya yang down.  Artinya penanganan (perbaikan) bisa lebih cepat
karena yang bermasalah di sisi Jakarta.

Apa mungkin?..hanya dibangun satu server (di sisi Jakarta) untuk melayani remote yang begitu banyak, terlebih untuk
proses transfer data yang cukup besar di jaringan yang sama dalam  waktu yang bersamaan?..Sekali lagi  mohon maaf, bukan berburuk sangka tetapi kelihatan sekali kalau IT KPU tidak siap dalam artian kematangan perencanaan. Apa tidak lebih baik kalau di sisi Jakarta dibangun server sebanyak jumlah propinsi?..satu server melayani satu site (Propinsi), jadi kemungkinan over load bisa dihindari dan kalau salah satu jaringan atau satu server down, akses data dari daerah lain tetap jalan, artinya rekapitulasi data suara tetap bisa dilakukan tanpa tersendat-sendat,  seperti sekarang. Semoga ini bisa di antisipasi dengan baik untuk PilPres yang akan datang.